Ruslan Berharap Dava Kembali Lagi

1.324 view
Ruslan Berharap Dava Kembali Lagi
Ruslan memperlihatkan foto anaknya kepada wartawan. (foto: riki)
PEKANBARU, datariau.com - Ruslan Efendi (35) warga Jalan Muhammad Ali Kecamatan Senapelan Pekanbaru, seorang petugas parkir kehilangan putra semata wayang bernama Dava Nata Lukita Sauki (10). Menghilangnya Dava sejak 4 Agustus 2015 lalu.

Kepada sejumlah wartawan di DPRD Kota Pekanbaru, usai melengkapi laporannya di Mapolda Riau, Jumat (18/9/2015) sore, Ruslan mengisahkan kronologis menghilangnya Dava yang bersekolah di SDN 10 Pekanbaru. Menurutnya, putra kesayangannya ini diduga dibawa lari mantan istrinya bersama suami yang baru ke Batam.

"Pada 4 Agustus itu saya sedang di depan bertugas sebagai petugas parkir di depan Polres, ketika kembali Dava sudah tidak ada. Kata kakak ibu saya bersama adik kandung saya bernama Rinaldi, memang mantan istri saya datang namun mereka tidak tahu kalau Dava dibawanya," ungkap Ruslan menceritakan.

Dijelaskannya, yang membuat Ruslan resah karena ketidakpastian apakah anaknya itu dibawa istri atau tidak. Setelah dicoba SMS sang mantan istri, ternyata benar, Dava dibawa ke tempat tinggal mantan istri dan suami baru di Batam.

"Saya khawatir karena sampai sekarang tak ada kabar lagi, bagaimana nasib anak saya di sana. Apa masih bersekolah atau tidak, kalau sekolah tentu sesuai prosedur harus ada surat pindah dan segala macamnya," ujar Ruslan lagi.

Ruslan kemudian melaporkan kejadian ini ke Mapolres Polda Riau dengan dugaan penculikan. Karena mantan istri tidak pernah meminta izin membawa buah hatinya ini.

"Kami cerai sudah 5 tahun, dia sudah punya suami baru, saya masih sendiri. Kalau benar dia yang bawa Dava harusnya jelas, bukan bawa begitu saja. Karena sampai sekarang saya masih khawatir akan nasib Dava, benar bersama dia (mantan istri) atau entah dimana," pungkasnya.

Bagi pembaca yang melihat Dava Nata Lukita Sauki berikut ini, silahkan hubungi ke nomor orangtuanya 081289089044 atas nama Ruslan Efendi.


(rik)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)