Pembangunan Parit Belanda di Rumbai Diharapkan Segera Terealisasi

datariau.com
652 view
Pembangunan Parit Belanda di Rumbai Diharapkan Segera Terealisasi
Foto: Endi
Anggota DPRD Pekanbaru, Syamsul Bahri.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Pekanbaru Syamsul Bahri berharap pembangunan Parit Belanda di Kecamatan Rumbai yang menggunakan dana APBN dari pemerintah pusat bisa segera terealisasi untuk mengatasi permasalahan banjir di kawasan Rumbai.

"Yang kita tahu saat ini sudah masuk bantuan dari Kementerian PUPR lebih kurang Rp 80 Miliar yang dibilang oleh Pak Walikota Agung Nugroho. Kita dukung dan memang anggarannya itu harus dari APBN, harapan kami semoga itu terealisasi dengan cepat," kata Syamsul, Senin (30/6/2025).

Anggota DPRD Pekanbaru Dapil Rumbai ini mengatakan, pembangunan parit belanda sepanjang 12 KM merupakan salah satu upaya mengatasi persoalan banjir di wilayah Rumbai. Khususnya di Kelurahan Sri Meranti dan Umban Sari.

"Kami dari DPRD menyambut baik parit itu dibangun. Yang pasti pembangunan parit belanda ini akan kami kawal sampai tuntas sehingga banjir di wilayah Rumbai bisa teratasi," ujarnya.

Politisi Golkar ini menambahkan, pembangunan parit belanda tersebut nantinya juga akan terhubung dengan pintu air untuk mengalirkan air ke Sungai Siak. Terutama, di Jalan Jenderal Sudirman Ujung setelah jembatan Siak IV menuju Rumbai yang kerap digenangi banjir akibat luapan Sungai Siak.

"Banjir (Rumbai) ini terjadi gara-gara air Sungai Siak pasang, jadi jalan satu-satunya parit belanda itu harus dibangun dan ujungnya dibangun pintu air. Pintu air inilah untuk mengatasi persoalan banjir akibat luapan air sungai itu," tutup Syamsul.

Sebagaimana diketahui, Pemko Pekanbaru berhasil melobi pemerintah pusat untuk upaya penanganan banjir di kawasan Rumbai.

Anggaran pembangunan parit belanda ini berasal dari APBN dengan nilai mencapai Rp 80 Miliar. Saat ini progres pembangunan baru dikerjakan sepanjang 3 kilometer. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)