H Firmansyah Minta Pengawasan dan Edukasi Remaja di Pekanbaru Diperkuat, Keluarga dan Sekolah Jadi Kunci Utama

datariau.com
156 view
H Firmansyah Minta Pengawasan dan Edukasi Remaja di Pekanbaru Diperkuat, Keluarga dan Sekolah Jadi Kunci Utama
Foto: Ist.
Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, H Firmansyah Lc MH.
PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, H Firmansyah Lc MH, meminta seluruh pihak memperkuat pengawasan, edukasi, dan pembinaan terhadap generasi muda guna mengantisipasi berbagai persoalan sosial yang dinilai dapat memengaruhi perkembangan remaja.

Perhatian tersebut terutama ditujukan kepada remaja usia sekolah yang membutuhkan pendampingan keluarga, lingkungan pendidikan, serta masyarakat di tengah perkembangan teknologi dan pergaulan digital yang semakin luas.

Firmansyah menilai, upaya menjaga generasi muda tidak dapat dibebankan kepada satu pihak saja. Pemerintah, DPRD, sekolah, orangtua, dan seluruh elemen masyarakat perlu membangun kolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Semua pihak, baik DPRD, pemerintah, maupun seluruh pemangku kepentingan, harus bersama-sama mengambil peran dalam memberikan pembinaan dan menjaga generasi muda, agar tidak terpengaruh oleh pergaulan yang dinilai bertentangan dengan nilai-nilai di masyarakat,” katanya, Senin (26/10/2026).

Politisi senior Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut menekankan bahwa keluarga memiliki peran mendasar dalam membangun karakter anak. Orangtua perlu menjalin komunikasi yang terbuka dengan anak, memberikan pemahaman mengenai tanggung jawab, serta mendampingi mereka dalam menghadapi berbagai pengaruh lingkungan. Terlebih penyimpangan LGBT yang bisa menyebabkan kasus HIV meningkat tajam.

Selain keluarga, sekolah juga dinilai memiliki peran strategis. Menurut Firmansyah, lembaga pendidikan tidak hanya bertanggung jawab memberikan pelajaran akademik, tetapi juga membentuk karakter, menanamkan nilai-nilai moral, dan membekali peserta didik dengan pemahaman mengenai kesehatan serta pergaulan yang bertanggung jawab.

Ia mengapresiasi upaya pihak sekolah yang selama ini memberikan pembinaan kepada siswa agar terhindar dari perilaku berisiko. Namun, ia berharap kegiatan edukasi dan pendampingan tersebut terus ditingkatkan sehingga para remaja mampu memahami berbagai persoalan sosial secara bijak.

“Kami berharap pihak sekolah terus memberikan edukasi dan bimbingan kepada anak-anak. Pastikan anak muridnya tidak terjerembab di pergaulan bebas, termasuk LGBT,” pesannya.

Pencegahan HIV/AIDS Perlu Edukasi yang Tepat


Persoalan HIV/AIDS juga menjadi salah satu perhatian dalam upaya melindungi kesehatan generasi muda. Firmansyah berharap seluruh pemangku kepentingan memberikan perhatian serius terhadap edukasi kesehatan, pencegahan perilaku berisiko, serta pendampingan kepada remaja.

Edukasi mengenai HIV/AIDS perlu disampaikan secara tepat, berdasarkan informasi medis yang dapat dipertanggungjawabkan. Penularan HIV terjadi melalui jalur tertentu, seperti hubungan seksual yang berisiko, paparan darah yang terinfeksi, serta penularan dari ibu ke anak. Identitas atau orientasi seksual seseorang tidak dengan sendirinya menentukan status HIV.

Karena itu, penguatan edukasi kesehatan perlu berjalan seiring dengan pembinaan karakter, pengembangan tanggung jawab pribadi, dan upaya menghindari stigma terhadap orang yang hidup dengan HIV/AIDS.

Menurut Firmansyah, pendekatan yang melibatkan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat diperlukan agar generasi muda memperoleh pendampingan yang memadai dalam menghadapi tantangan zaman.

Ia juga mengajak seluruh pihak membangun lingkungan sosial yang kondusif sehingga anak-anak dan remaja dapat berkembang secara sehat, memiliki karakter yang kuat, serta mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab.

“Dengan era yang serba modern dan digitalisasi ini, kita harus pastikan generasi muda mendapatkan pendampingan yang tepat, agar tidak terpengaruh di pergaulan yang salah,” harapnya.

Firmansyah berharap sinergi seluruh pemangku kepentingan tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan, bukan hanya ketika muncul persoalan, melainkan menjadi bagian dari upaya bersama membangun generasi muda Pekanbaru yang berkarakter, berpengetahuan, dan bertanggung jawab.***
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)