DPRD Pekanbaru Sentil Tunggakan Pelanggan Capai Rp71,8 M, Azwendi: PDAM Sudah Sehat Belum?

Endi Dwi Setyo
134 view
DPRD Pekanbaru Sentil Tunggakan Pelanggan Capai Rp71,8 M, Azwendi: PDAM Sudah Sehat Belum?
Foto: Endi Dwi Setyo
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE

PEKANBARU, datariau.com - Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri SE meminta Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru agar tidak sembarangan membeberkan tunggakan pelanggan PDAM Tirta Siak sebesar Rp71,8 Miliar.

"Pertanyaan saya satu, PDAM itu sudah sehat belum sampai hari ini? Baik itu dari segi manejemen atau pengelolaanya," kata Azwendi, Kamis (14/10/2021).

Azwendi mempertanyakan dari mana asal Pemko Pekanbaru mendapatkan angka tunggakan pelanggan sebesar itu. Jika nantinya angka tunggakan tersebut salah, maka Pemko Pekanbaru harus bertanggungjawab.

"Apakah sudah di audit? Dan statusnya bagaimana? Permasalahannya, perusahaan daerah ini selalu diberikan subsidi oleh DPRD, ini harus di audit dulu," tegasnya.

Ia juga tidak merasa heran jika banyak dari pelanggan PDAM Tirta Siak yang enggan membayarkan kewajiban tersebut. Hal ini, kembali lagi pada pelayanan PDAM yang dinilai jauh dari apa yang diharapkan oleh masyarakat.

Selain itu, salah satu yang banyak diadukan oleh masyarakat adalah kondisi air yang tidak baik serta aliran air yang sering tidak mengalir dengan lancar.

"Air apakah sudah layak digunakan? Apakah airnya lancar? Sehingga banyak masyarakat yang kesal karena tidak mendapatkan pelayanan yang baik," ucapnya.

Secara logika, Kata Azwendi, apabila PDAM mengambil tindakan untuk memutus aliran pelanggan yang awalnya menjadi konsumen mereka. Masyarakat tidak akan merasa menyesal, karena selama menjadi pelanggan PDAM masyarakat tidak pernah mendapatkan pelayanan yang baik.

"Pelanggan harus dipuaskan dengan pelayanan, lebih bagus saat ini masyarakat membeli air galon dari pada air PDAM," ujarnya.

Politisi Demokrat ini juga menyindir Kepala PDAM Tirta Siak, Agung Anugrah. Sebab, setelah dilantik, masa kepemimpinan Agung Anugrah sebagai Kepala BUMD ini dinilai belum mampu merubah situasi PDAM kearah yang lebih baik.

"Berkaitan dengan adanya Ranperda pernyataan modal akan dipelajari lagi. Saya gak terima dengan bahasa hutang masyarakat. Mana tanggungjawab PDAM dan mana tanggungjawab pemerintah selaku pemberi subsidi," tutupnya.

Sebagai informasi, saat ini ada 13.758 sambungan rumah atau SR. Pelanggan aktif yang menunggak pembayaran sebanyak 7.152 SR.

Sedangkan jumlah tunggakan pelanggan yang masih aktif menggunakan layanan PDAM mencapai Rp28,1 Miliar.

Sedangkan pelanggan PDAM Tirta Siak yang diputus sekitar 12.366 SR. Jumlah tunggakan pelanggan yang putus totalnya mencapai Rp43,7 Miliar.

Jika ditotal keseluruhan, maka tunggakan pelanggan aktif ditambah tunggakan pelanggan yang diputus mencapai Rp71,8 Miliar. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Endi Dwi Setyo
Sumber
: Datariau.com