DPRD Pekanbaru Minta Pembayaran Parkir Non Tunai Disosialisasikan Terlebih Dahulu

Endi Dwi Setyo
697 view
DPRD Pekanbaru Minta Pembayaran Parkir Non Tunai Disosialisasikan Terlebih Dahulu
Foto: Endi Dwi Setyo
Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru dari Fraksi PKS, Muhammad Sabarudi ST

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi II DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi ST meminta pembayaran parkir dengan sistem non tunai yang dirancang oleh Dishub Kota Pekanbaru bersama pihak ketiga untuk diperbaiki agar dapat dipahami oleh juru parkir (jukir) serta masyarakat.

Pasalnya, masih banyak jukir yang kesulitan menerapkan sistem pembayaran parkir secara elektronik lantaran kebiasaan para jukir yang kerap berinteraksi dengan langsung menggunakan pembayaran tunai atau uang cash.

"Sistem elektronik harus disosialisasikan, jadi informasi harus ditegaskan ke masyarakat. Termasuk juga pembayaran uang cash, karcis harus jelas," kata Sabarudi, Selasa (19/10/2021).

Sabarudi memberi masukan kepada Dishub Kota Pekanbaru dan PT Yabisa Sukses Mandiri selaku pihak ketiga pengelolaan parkir agar bisa memaksimalkan pelayanan parkir ke masyarakat. Sebab, ketika masyarakat itu membayarkan retribusi, maka harus dibarengi dengan pelayanan.

"Dishub dan pihak ketiga dilapangan harus tegas, tegal dalam hal benar-benar melayani masyarakat," ujarnya.

Politisi PKS ini juga mengingatkan masyarakat apabila ada jukir yang tidak memberikan karcis parkir, maka masyarakat berhak untuk menolak membayarkan retribusinya.

"Karena jika Jukir tidak berikan karcisnya, ini bisa jadi potensi kebocoran PAD," ucapnya.

Sebagai informasi, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru mengaku kesulitan menerapkan sistem pembayaran parkir elektronik. Hal ini dikarenakan adanya perubahan kearah sistem ini masih membutuhkan pembinaan sumber daya manusia (SDM), yakni para juru parkir.

"Di lapangan itu ternyata beberapa juru parkir atau jukir masih gagap teknologi (gaptek). Kemudian, mereka juga ada yang belum terbiasa, yang tadinya mereka pegang uang cas banyak, dengan uang elektronik ini, uangnya tidak kelihatan," ujar Kepala Dishub Pekanbaru Yuliarso.

Ia menambahkan, saat ini pihaknya bersama mitra, yaitu PT Yabisa Sukses Mandiri (YBS) masih melakukan pembenahan terkait hal tersebut.

"Kita sudah minta mitra untuk menyiapkan alatnya untuk 500 titik. Ini berproses ya," jelasnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Endi Dwi Setyo
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)