DPRD Kota Pekanbaru Minta BPOM Cek Seluruh Apotek Pastikan Obat Layak Edar

datariau.com
786 view
DPRD Kota Pekanbaru Minta BPOM Cek Seluruh Apotek Pastikan Obat Layak Edar
Foto: Endi
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru,

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Ruslan Tarigan meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap peredaran obat sirop di pasaran. Hal ini guna mencegah bertambahnya kasus gagal ginjal akut pada anak.

"BPOM tidak boleh main-main, tidak boleh kecolongan dan jangan sampai kesannya itu enggak kerja gitu. Harus serius, apalagi mereka ini kan sudah diberikan anggaran oleh negara untuk menjaga dan menyelematkan seluruh warga," kata Ruslan Tarigan saat diwawancarai, Senin (31/10/2022).

Ruslan Tarigan menegaskan, BPOM seharusnya menjadi pihak yang bertanggungjawab atas persoalan obat sirup yang mengandung etilen glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) melebihi ambang batas.

"BPOM sebagai benteng harus betul betul memeriksa obat-obatan ini, mereka ini kan ahlinya dalam memeriksa obat-obatan, pergi ke laboratorium, periksa semua obat sirop itu semua. Termasuk obat kapsulnya juga sekalian diperiksa bila perlu," ujarnya.

Ruslan Tarigan juga mendesak agar memeriksa seluruh apotek terkait beberapa produk obat sirup yang kini tidak boleh diedarkan mengenai kasus gagal ginjal akut. Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk dapat berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan yang ada di pasaran.

"Ya, BPOM harus periksa, turun cek langsung ke lapangan. Datangi semua apotik, siapa yang bertanggung jawab, bila perlu libatkan kepolisian dan kejaksaan untuk memeriksa masalah obat-obat itu," tegasnya.

Ruslan Tarigan juga mengharapkan adanya penindakan secara tegas bagi siapa saja pelaku yang terlibat dalam permasalahan obat sirup yang terkontaminasi zat berbahaya tersebut.

"Siapa yang melakukan ini tangkap, adili kan gitu. Kalau bila perlu hukum mati, seperti itu. Ya nanti kan kita sudah memberikan edaran, kalau dia bandel nanti kita cabut izinnya. Kalau bandel lagi baru kita masukkan rekomendasikan untuk dipidana, seperti itu," jelasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengajak berbagai pihak terkait untuk saling bersinergi dalam menangani permasalahan ini.

"Nanti kita (Komisi III) akan turun, kita akan bersinergi dengan Dinas Kesehatan dan BPOM untuk mengawasi obat-obatan. Ini semua demi menyelamatkan masyarakat dan generasi penerus masa depan kita dari bahaya penggunaan obat-obatan," tutup Ruslan. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)