PEKANBARU, datariau.com - Aksi demo yang dilakukan sekelompok orang yang menamakan dirinya Amper di MP Club Komplek Mall Pekanbaru Jalan Tengku Umar, Sabtu (14/3/2015) tengah malam tadi berlangsung ricuh.
Massa yang memaksa masuk ke kompleks mall ditahan petugas. Karena kesal, massa yang sudah terbakar emosi secara bringas memecahkan kaca dinding mall. Sebanyak 19 orang diamankan aparat kepolisian dalam aksi demo tengah malam sekitar pukul 23.00 WIB malam itu.
"Mereka dari Aliansi Mahasiswa Pekanbaru (Amper). Kami tak menduga aksi yang dilakukan ini sangat brutal, apalagi sampai dengan memecahkan kaca," ungkap Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Pekanbaru Kompol M Sembiring, kepada datariau.com di sela-sela investigasi anggotanya malam itu di lokasi kejadian.
Dikatakan Kompol Sembiring, aksi unjuk rasa yang diduga ilegal ini tidak sesuai dengan regulasi perundang-undangan. Pasalnya, sesuai dengan ketentuan UU Nomor 9 tahun 1998, menyebutkan bahwa demo hanya boleh dilakukan mulai pukul 06.00 WIB hingga. 17.00 WIB.
"Untuk itulah kami mengerahkan 300 personil Polresta ke sini. Mana ada demo malam-malam gini. Apalagi aksi yang dilakukan ini sangat ricuh," kesalnya.
Sementara itu, koordinator Management MP Club Bambang mengaku menyayangkan aksi kelompok massa ini. Dikatakannya, aksi ini merupakan aksi kedua yang dilakukan massa Amper dan telah merugikan pihaknya ratusan juta rupiah.
"Dua minggu lalu mereka juga berdemo di sini, bawa spanduk dan nyanyi-nyanyi. Tapi demo kali ini mereka kayak kesetanan. Pagar diobrak-abriknya, kaca mall dipecahkannya. Ada delapan kaca besar itu kalau saya itung-itung yang rusak. Ya, hampir seratus jutaan jugalah buat ngegantinya," ungkapnya.
Dalam aksi ini, Polresta Pekanbaru berhasil menciduk sebanyak 19 orang yang diduga provokasi dan pelaku kerusakan. Selain mengamankan 19 tersebut, pihak keamanan juga menggiring 52 unit kendaraan bermotor untuk dijadikan alat bukti penyelidikan lebih lanjut di kepolisian.
Atas keributan ini, ternyata tidak berpengaruh pada operasional MP Club, dimana tamu di MP Club malam itu tetap ramai. Semakin larut malam, semakin banyak pengunjung yang kebanyakan kaula muda, baik berpasangan maupun berkelompok.
Sekitar pukul 04.00 WIB subuh, terlihat seorang wanita mabuk berada di atas kursi roda terkapar lemah tak sadarkan diri tengah diboyong seorang sekuriti turun dari MP Club.
"Ya, biasa lah mas, terlalu banyak minum mungkin," ungkap securiti MP Club yang tengah menggandeng kursi roda itu. (kur)