Buntut Temuan Pansus LKPj, Pj Walikota Pekanbaru Diminta Evaluasi Menyeluruh Kepala OPD

datariau.com
1.150 view
Buntut Temuan Pansus LKPj, Pj Walikota Pekanbaru Diminta Evaluasi Menyeluruh Kepala OPD
Foto: Endi
Anggota DPRD Pekanbaru, Ruslan Tarigan SPd MH.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Pekanbaru Ruslan Tarigan SPd MH meminta Pj Walikota Risnandar Mahiwa untuk mengevaluasi kinerja seluruh OPD di lingkungan Pemko Pekanbaru. Hal ini menyusul banyaknya temuan Pansus DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Pemko Pekanbaru tahun 2023.

Diantaranya, banyak terjadi pergeseran anggaran atau recofusing tanpa adanya pemberitahuan dan koordinasi ke DPRD hingga ketidaksinkronan antara pagu anggaran yang disajikan dalam dokumen LKPj dengan APBD Murni dan APBD-P tahun 2023.

"Kepada Pj Walikota yang baru ini, yang ditugaskan oleh Pak Menteri kita minta untuk mengevaluasi seluruhnya. Evaluasi semua dinas-dinas ini berdasarkan catatan tadi, berarti dia tidak bekerja. Tapi jangan pula diperas duitnya, dimintai setoran," kata Ruslan, Kamis (13/6/2024).

Ruslan yang juga Anggota Pansus LKPj, meminta Pj Walikota Risnandar untuk berani melakukan evaluasi terhadap kinerja masing-masing OPD, mengingat Pekanbaru saat ini tengah dalam kondisi darurat banjir dan jalan rusak yang seharusnya dibenahi pemerintah.

"Dalam waktu yang signifikan ini, kan lumayan untuk membangun dan mengubah wajah kota ini. Banjir dimana-mana, jalan bopeng sana bopeng sini. Masyarakat banyak yang jatuh, ngantar anak ke sekolah, pergi ke pasar, pergi pulang kerja dan kemana pun," tegasnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mendorong Pj Walikota Pekanbaru Risnandar Mahiwa untuk berkoordinasi dengan Pemprov Riau dalam mengatasi permasalahan banjir yang menjadi langganan di Kota Pekanbaru di sejumlah ruas jalan protokol dan pemukiman setiap kali hujan turun.

"Masalah banjir ini juga harus menjadi perhatian serius bersinergi dengan pemerintah provinsi. Harus, tak boleh tidak. Banjir tak nampak lagi masuk lobang, bahaya masyarakat bisa jatuh masuk parit," ujar Ruslan. (end)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)