BIN Riau Vaksinasi Santri Ponpes Al Kautsar Pekanbaru, Target 11.000 Dosis Hari Ini

Admin
281 view
BIN Riau Vaksinasi Santri Ponpes Al Kautsar Pekanbaru, Target 11.000 Dosis Hari Ini

PEKANBARU, datariau.com - Badan Intelijen Negara Daerah Riau melaksanakan vaksinasi gelombang kedua di Pondok Pesantren Al Kautsar Pekanbaru, Kamis (16/9/2021). Dalam vaksinasi gelombang kedua ini diikuti 300 santri, pada gelombang sebelumnya 200 santri, sehingga total sudah 500 santri yang divaksin.

Pimpinan Ponpes Al Kautsar Ali Mukhlisin di sela-sela acara mengucapkan terimakasih kepada BIN Daerah Riau, dimana atas perintah Presiden Joko Widodo telah melaksanakan vaksinasi untuk pelajar, dan di Ponpes Al Kautsar sudah 500 santri yang divaksin.

"Sudah 80 persen santri kami sudah divaksin, sedangkan guru sudah 90 persen, semoga nanti ada gelombang selanjutnya sehingga santri dan guru divaksin semuanya, vaksin ini sangat bermanfaat berguna bagi kami, dikarenakan kami ini tingagl di satu lingkungan komplek pondok pesantren, kami perlu membentuk herd imunity," terang Ali Mukhlisin.

Antusias para santri mengikuti vaksinasi yang diselenggarakan oleh BIN Daerah Riau ini sangat bagus, dari total 700 santri yang ada di Ponpes Al Kautsar, 500 sudah divaksin dan tinggal sekitar 200 santri lagi serta 10 guru yang belum divaksin. Santri juga mengaku senang sudah divaksin.

"Setelah divaksin badan terasa ringan, daya tahan tubuh semakin meningkat, tidak ada efek, untuk kawan-kawan vaksin semuanya agar tidak terjangkit virus," kata salah seorang santri kelas 6, Dwi Sulitio.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru Tengku Azwendi Fajri yang hadir dalam pelaksanaan vaksin itu mengapresiasi BIN Daerah Riau yang terus komit untuk mencapai target vaksinasi terhadap para pelajar, hal ini perlu agar proses belajar mengajar di Kota Pekanbaru bisa terlaksana dengan baik kedepannya.

"Kepada BINDA Riau kami ucapkan terimakasih, semoga tujuan tercapai dan pandemi segera berakhir. Untuk Ponpes Al Kautsar ini luar biasa sudah vaksin 80 persen santrinya, tertinggi persentasinya, kami harap menjadi contoh untuk yang lainnya," harap Azwendi.