Warga Resah Adanya Game Zone Diduga Jadi Arena Judi

datariau.com
2.037 view
Warga Resah Adanya Game Zone Diduga Jadi Arena Judi
Fran
Begini suasana di dalam tempat permainan.

ASAHAN, datariau.com - Lokasi Game Zone yang beroperasi di dekat kawasan kantor PLN jalan Dr Sutomo Kisaran sangat meresahkan masyarakat. Masyarakat minta Pemerintah Kabupaten Asahan dalam hal ini pihak kepolisian dan dinas terkait ini segera menutup lokasi yang disinyalir ada perjudian itu.

Demikian disampaikan Bendahara BKM Musholla Ihsaniyah, SR Manurung kepada wartawan Selasa (23/8/2016). SR Manurung mengatakan, game zone ini diduga menjadi permainan judi yang menggunakan mesin adu ketangkasan yang sering dikatakan Gelper (gelanggang permainan).

"Keberadaan lokasi permainan tersebut masih banyak di kota Kisaran, selain di kawasan Jalan Imam Bonjol bekas Rumah Makan Jimbaran Raya Sea Food beroperasi dekat Masjid Raya Kisaran Asahan, juga ada di Jalan SM Raja serta Jalan Wahidin," ujarnya menjelaskan.

"Semua lokasi itu diduga menjadi tempat mangkalnya pelajar dan para pemuda. Sehingga berpotensi merusak moral masyarakat terutama generasi muda," tegasnya.

Menurutnya, masalah ini berlangsung sudah cukup lama, namun sepertinya pengusahanya kebal hukum. Sehingga diduga aparat pemerintahan tidak mampu menindak dan menutup lokasi disinyalir ada judi yang beroperasi sejak pagi hingga tengah malam itu.

"Atau mungkin ada proses pembiaran dari oknum pejabat tertentu yang ikut membeking segenap usaha judi game zone tersebut. Sehingga pihak kepolisian setempat tidak berani menindaknya. Ada apa di balik ini sebenarnya?" ungkap Manurung bertanya.

Disebutkan lagi, sebelumnya Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang Senin (2/5/2016) pernah mengutarakan di hadapan publik memerintahkan langsung kepada Pj Kasat Pol PP Isa Harahap untuk menutup seluruh game zone yang ada di wilayah Kabupaten Asahan ini.

Pada kesempatan itu, SR Manurung mengimbau seluruh masyarakat kabupaten Asahan, agar jangan sekali-kali ikut bermain game zone. Sebab menurutnya, game zone hanya akan merugikan.

"Korbannya sudah banyak, tolong jangan pernah main bermain game zone," imbau SR Manurung tanpa merinci berapa banyak korban dimaksud.

"Kami juga mendengar kabarnya kegiatan itu sebagian telah mengantongi izin. Saya kira dari kacamata orang awam melihat dari luar saja pun kita sudah bisa menebak apa terjadi di dalam sana. Mesin dimasukkan koin dan berhadiah itu adalah judi," sebut SR Manurung.

Memang, kata SR Manurung, mesinnya telah dimodernkan dengan casing mewah sehingga kesannya benar-benar permainan, tetapi sama saja fungsinya dengan mesin yang pernah dilarang.

Sementara dari investigasi tim datariau.com di beberapa titik lokasi game zone yang beroperasi di Kisaran, di antarnya terletak di Jalan SM Raja, masing-masing Happy Zone, Sea Zone, dan Abadi Zone.

Kemudian ada lagi lokasi game zone tanpa nama berada tidak jauh dari Pos Polisi. Game zone tanpa nama menggunakan gedung bekas Restoran Jimbaran, Jalan Tuanku Imam Bonjol Kisaran.

Untuk mengelabui petugas, para pengusaha mengenakkan kaca reben warna hitam, agar aktivitas di dalam ruangan tidak terlihat dari luar.


Lokasi parkir tempat permainan. (foto: fran)

Tapi ada juga yang menggunakan kaca transparan di sisi depan, dengan memajang permainan anak-anak ala kadarnya. Sementara di bagian dalam, terdapat perangkat game zone untuk orang dewasa. Pengunjung bisa bermain secara berkelompok dalam satu meja ketangkasan.

Untuk memulai permainan, pengunjung harus terlebih dahulu menukar koin pakai uang tunai. Bila beruntung, selain bermain game zone, koin tersebut bisa ditukar dengan hadiah berupa barang, tapi juga bisa diuangkan kembali.

Pola penukaran koin menjadi uang tunai terbilang rapi. Pengelolanya cerdas  untuk menyamarkan dugaan praktik judi agar tidak terbaca petugas hukum.

Penulis
: Fran
Editor
: Ummu SH
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)