Pemilik Panti Yayasan Tunas Bangsa Pekanbaru Akhirnya Penuhi Panggilan Polisi

datariau.com
3.636 view
Pemilik Panti Yayasan Tunas Bangsa Pekanbaru Akhirnya Penuhi Panggilan Polisi
Ist.
Lokasi panti tempat penampungan yang diperlakukan seperti penjara.

PEKANBARU, datariau.com - Pemilik Yayasan Tunas Bangsa Pekanbaru atas nama Lili akhirnya muncul di Polresta Pekanbaru untuk memenuhi panggilan Polisi terkait tewasnya Zikli, balita berusia 1 tahun 8 bulan di Panti Asuhan Tunas Bangsa, Senin (30/1/2017). Sebelumnya Lili menghilang sejak mencuatnya kasus tewasnya Zikli.

 

"Begitu pemiliknya datang, penyidik langsung melakukan pemeriksaan," kata Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto, dikutip sindonews.com, Senin (30/1/2017).

 

Lili datang ke Mapolresta Pekanbaru Jalan Jenderal Ahmad Yani siang bersama tim kuasa hukumnya. Terkait statusnya, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan.

 

"Sejauh ini statusnya saksi karena masih dalam pemeriksaan. Bisa saja segera naik menjadi tersangka setelah diketahui hasil pemeriksaan nanti," timpal Kapolesta.

 

Penghuni Yayasan Tunas Bangsa tinggal di tiga tempat yakni di Kilometer 20 Kecamatan Tenayan Raya; Jalan Cendrawasih Kecamatan Bukit Raya dan Kecamatan Tenayan Raya.

 

Semua masih dalam naungan Yayasan Tunas Bangsa. Penghuni panti terdiri dari anak-anak, lansia, orang kurang waras dan fakir miskin. Usianya antara 36-70 tahun. Untuk panti anak usianya antara 1-4 tahun.

 

Adanya penemuan panti jompo, fakir miskin dan yayasan orang keterbelangan mental ini mencuat setelah ditemukan seorang balita bernama Zikli yang meninggal dunia diduga akibat dianiaya.

 

Dinas Sosial Provinsi Riau saat ini mengevakuasi 19 orang dewasa ke Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru karena kondisi fisikisnya memprihatinkan sementara lima anak dititipkan di Rumah Aman. Penghuni panti diperlakukan seperti tahanan dengan sel-sel.

Editor
: Adi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)