PEKANBARU, datariau.com - Hampir sekujur tubuh Edrian (42), warga Jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru mengelupas akibat dibakar hidup-hidup. Tersangka pelakunnya empat orang, konon kasus ini terkait utang-piutang.
Dikutip dari riaukepri.com, kasus yang terjadi Sabtu (25/11) sekitar pukul 15.15 WIB inipun membuat sebagian warga di Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru heboh.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, Sabtu (25/11/2017) malam membenarkan bahwa korban dibakar. Saat ini sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis.
Sesuai keterangan korban, kata Bimo, kasus ini diduga karena hutang piutang, dan seorang saksi mata menyebutkan, ketika itu ia hendak pulang ke rumah di Gang Thawalib, Jalan Jenderal Sudirman.
"Saat itu saksi melihat empat orang pria tak dikenal sedang berbincang di dekat tembok samping Gang Thawalib. Sampai di rumahnya, saksi mendengar teriakan ada orang dibakar," kata Bimo.
Saat itu juga, jelas Bimo, saksi melihat korban sudah terbakar. Baju di badan korban hangus. "Sedangkan saksi dua yang berjualan di sekitar tempat kejadian perkara, melihat baju yang melekat pada korban habis terbakar dan korban berusaha berguling di genangan air di Jalan Jenderal Sudirman," ungkap Bimo.
Keterangan saksi dua juga menyebutkan bahwa sempat mendengar korban bermasalah hutang piutang dengan terduga pelaku.
"Anggota Polsek Pekanbaru Kota langsung ke TKP dan membawa korban ke rumah sakit Bhayangkara," sebut Bimo.
Keterangan korban, tersangka pelaku sebelumnya datang ke rumahnya menggunakan sepeda motor untuk membicarakan masalah hutang piutang. Lalu, korban dibawa ke Gang Thawalib Jalan Jenderal Sudirman. Di TKP, tersangka pelaku lainnya sudah menunggu.
Tak lama setelah berbincang, pelaku menyiramkan bahan bakar minyak diduga bensin ke tubuh korban dan dibakar. "Pelaku langsung melarikan diri setelah membakar korban," kata Bimo.
Selanjutnya, pihak kepolisian memberitahukan kepada isteri korban, lalu terkejut mendengar suaminya dibakar.
Kepada polisi, isteri korban membenarkan suaminya dibawa oleh orang tak dikenal. Bahkan, dua orang anak korban sempat bertanya kepada terduga pelaku, kenapa bapak mereka dibawa.
"Pada saat korban dibakar, ada seorang anak-anak yang melihat pelaku dua orang pria lari ke Jalan Pangeran Hidayat menggunakan sepeda motor," ujar Bimo.
Bimo menyebutkan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku yang membakar Edrian. "Kita sedang mengumpulkan barang bukti. Pelaku sedang kita lidik," ucap Bimo.