Konflik Internal Antara Jemaat dan Pendeta Gereja HKBP Kabun Rohul Akan Diselesaikan di Provinsi

datariau.com
9.576 view
Konflik Internal Antara Jemaat dan Pendeta Gereja HKBP Kabun Rohul Akan Diselesaikan di Provinsi
Riauterkini.com

PASIRPANGARAIAN, datariau.com - Kapolres Rokan Hulu AKBP Yusup Rahmanto SIK MH mengatakan, ‎masalah internal terjadi di Gereja HKBP Kecamatan Kabun akan diselesaikan di tingkat provinsi, melibatkan Kakanwil Kemenag Riau dan pimpinan HKBP di tingkat provinsi.‎

Ia mengaku untuk menyelesaikan masalah internal di Gereja HKBP Persiapan Ressort Judika Kabun‎ berlokasi di Desa Giti, Kepolisian harus berhati-hati, karena bukan masalah internal jemaat saja, namun sudah sampai masalah lahan gereja.

Masalah internal Gereja HKBP Kabun sendiri sudah diselesaikan melalui beberapa kali mediasi di tingkat kecamatan, namun tidak membuah hasil, sehinggga langkah penyelesaikan akan diselesaikan di tingkat provinsi melibatkan Kakanwil Kemenag Riau, pimpinan HKBP di tingkat provinsi (Praeses), serta pucuk pimpinan HKBP di tingkat pusat (Ephorus).

"Masih koordinasi dengan Kakanwil Riau dan pimpinan HKBP di Pekanbaru (Praeses). Ya kalau bisa secepat mungkin," ujar‎ AKBP Yusup, Selasa (1/8/2017).

Soal laporan Pendeta HKBP Kabun Hutagalung ke Polsek Kabun, diakui AKBP Yusup juga masih perlu didalami pihak Kepolisian, sebab perlu kehati-hatian dalam penyelesaian setiap masalah keagamaan, sehingga tercipta Kamtibmas.

AKBP Yusup mengaku selain terus berupaya mendamaikan kedua kubu, Kepolisian juga ikut melakukan pengamanan setiap ibadah di Gereja HKBP Kabun, meski terkadang pengamanan tidak dilakukan secara terbuka.

"Untuk menyelesaikan soal keagamaan perlu kehatian-hatian. Tapi kita tetap berupaya menciptakan Kamtibmas," tutup Kapolres Rohul.

Sebelumnya, Senin (31/7) malam hingga Selasa dini hari, ratusan jemaat Gereja HKBP Kabun mendatangi Polsek Kabun untuk meminta perlindungan menyusul Pendeta mereka Hutagalung dan keluarganya merasa terancam.

Selain itu, jemaat juga melaporkan sejumlah oknum jemaat lain yang melakukan pemagaran lokasi gereja‎, hingga membuat Pendeta dan keluarganya tidak bisa keluar masuk ke rumah dinas yang masih satu lokasi dengan bangunan gereja.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)