Enam Anak Masih Dilarikan Pemilik Panti, Orangtua Diminta Lapor ke Polisi

datariau.com
3.097 view
Enam Anak Masih Dilarikan Pemilik Panti, Orangtua Diminta Lapor ke Polisi

PEKANBARU, datariau.com - Tak hanya mengusut kasus kematian M Zikli (18 bulan) bayi yang tewas akibat penganiayaan semasa dititipkan di panti asuhan Yayasan Tunas Bangsa, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, dalam kasus tersebut Polresta Pekanbaru juga mengendus indikasi adanya sejumlah anak 'hilang' diduga disembunyikan tersangka Lili yang merupakan pemilik dari yayasan tersebut.

Tak main-main, anak 'hilang' yang kini sedang dicari polisi itu jumlahnya mencapai 6 orang. Mengenai kondisi itu, Polresta Pekanbaru pun mulai membuka posko pengaduan bagi siapa saja warga yang pernah menitipkan anak di yayasan tersebut.

"Posko pengaduan ini kita buka untuk memudahkan pencarian terhadap 6 anak yang terindikasi disembunyikan tersangka Lili dari Yayasan Tunas Bangsa. Jadi bagi warga yang merasa pernah menitipkan anak dan anaknya belum dikembalikan dari yayasan panti asuhan itu agar segera melaporkan ke kita (Polresta Pekanbaru)," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto dikutip riauterkinicom.

Posko pengaduan itu sudah dibuka di Unit PPA Sat Reskrim Polresta Pekanbaru mulai hari ini, Selasa (31/01/17). "Pengaduan itu kita butuhkan juga sebagai database agar kita bisa tahu identitas masing-masing anak yang masih dalam penguasan (disembunyikan) tersangka. Pasti ini akan kita usut sampai tuntas," imbuhnya.

Sebelumnya, pasca menetapkan Lili sebagai tersangka atas kematian M Zikli, bayi 18 bulan yang diduga tewas karena penganiayaan sejak dititipkan di panti asuhan Yayasan Tunas Bangsa, Polresta Pekanbaru kini juga fokus mencari keberadaan 6 anak yang dalam penguasaan tersangka dan diduga disembunyikan dari yayasan tersebut.

"Kita juga fokus mencari 6 anak yang keberadaannya belum diketahui sejak dititipkan di panti asuhan Yayasan Tunas Bangsa tersebut. Artinya, 6 anak ini dalam penguasaan tersangka dan ada indikasi disembunyikan dari panti asuhan," tutur Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto.

Editor
: Adi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)