Dua Pencuri Mesin Genset Diringkus Polisi

datariau.com
1.308 view
Dua Pencuri Mesin Genset Diringkus Polisi
Heri
Pelaku dan barang bukti saat diamankan polisi.

RENGAT, datariau.com - Bhabinkamtibmas Desa Perkebun Sei Lala Brigadir Danhir meringkus dua orang pelaku diduga pencurian mesin genset yang selama ini meresahkan warga Desa Perkebunan Sei Lala Kecamatan Sei Lala Kabupaten Inhu.

"Benar, Bhabinkamtibmas Desa Perkebunan Sei Lala Brigadir Danhir amankan dua pelaku diduga pelaku pencurian mesin genset pada hari Sabtu (29/10/2016) sekitar pukul 06.00 Wib pagi. Dua pelaku tersebut adalah BM alias Lilik (45) dan DE (16), keduanya warga Desa Perkebunan Sei Lala, dengan barang bukti 1 unit mesin genset," kata Kapolsek Pasir Penyu Kompol Achmad Prihatin melalui Panit 1 Reskrim Polsek Pasir Penyu Aipda Yusmar SH, Sabtu (29/10/2016) melalui selulernya.

Kronologis kejadiannya, masyarakat Desa Perkebunan Sei Lala beberapa bulan terakhir dibuat resah dengan sering hilangnya mesin genset maupun mesin air lainnya. Lalu masyarakat melaporkan pencurian tersebut kepada Bhabinkamtibmas Brigadir Danhir. Setelah hampir dua minggu Brigadir Danhir melakukan penyelidikan, akhirnya temukan orang yang merasa dicurigai sebagai pelaku pencurian tersebut.

"Pada hari Sabtu (29/10/2016) sekitar pukul 06.00 Wib pagi, dipimpin langsung oleh Kapolsek dan dipandu oleh Brigadir Danhir, kita melakukan penangkapan terhadap BM alias Lilik di tempat kediamnya. Disaat melakukan penggeledahan di dalam rumahnya ditemukan 1 unit mesin genset diduga hasil kejahatan yang dilakukannyan," terang Aipda Yusmar.

Menurut keterangan Lilik, lanjutnya, bahwa dia melakukan bersama temannya DE. "Setelah mendapat keterangan dari Lilik kami pun langsung menangkap DE," ujarnya.

"Saat ini kedua pelaku dan BB sudah diamankan di Polsek Pasir Penyu, Unit  Reskrim dan intelkom Polsek Pasir Penyu masih melakukan pengembangan, diduga masih ada lagi pelaku lainnya," singkat Panit 1 Aipda Yusmar SH, mantan Kanit Reskrim Polsek Lirik ini.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)