Dipanggil Hearing Komisi III, Disdik Pekanbaru Usulkan Bangun Beberapa Sekolah Baru

datariau.com
711 view
Dipanggil Hearing Komisi III, Disdik Pekanbaru Usulkan Bangun Beberapa Sekolah Baru

PEKANBARU, datariau.com - Komisi III DPRD Pekanbaru bersama Dinas Pendidikan Pekanbaru membahas mengenai zonasi sekolah yang menjadi keluhan di masyarakat, Senin (28/10/2019).

Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Yasser Hamidy mengatakan, kedatangan Dinas Pendidikan Pekanbaru ke Gedung DPRD guna membahas bagaimana persoalan zonasi ini menjadi persoalan bersama.

"Alhamdulillah tadi kita mendengarkan paparan dari pak Kadis, intinya bagaimana masalah zonasi ini menjadi masalah bersama yang akan segera dituntaskan. Dan tadi sudah diberi solusi-solusi dalam rangka menyelesaikan permasalahan," terang Yasser.

Dikatakan politisi PKS tersebut, kedepannya bisa menjadi suatu hal yang bermanfaat buat masyarakat dalam hal menyelesaikan keluhan-keluhan yang selama ini diterima berkaitan zonasi sekolah.

Komisi III DPRD Kota Pekanbaru mendapat usulan dari Dinas Pendidikan Pekanbaru untuk menambah jumlah sekolah yang baru, kemudian pemerataan sarana pendidikan di tiap kecamatan, dan mengoptimalkan persentase siswa yang masuk ke SMP.

Dalam usulan tersebut, Ketua Komisi III Yasser Hamidy mendukung penuh terkait apa yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Pekanbaru.

Ketua Komisi III Yasser Hamidy menyebut telah mengusulkan beberapa lokasi untuk menjadi prioritas pembangunan sekolah baru.

"Insya Allah kita mengusulkan beberapa lokasi, seperti di kecamatan Tampan, itu ada beberapa kelurahan yang sama sekali tidak ada sekolah, SMP yang ada di kelurahan Tuah Karya Madani, jadi kita usulkan ke Dinas Pendidikan untuk diprioritaskan pembangunan sekolah baru kedepannya," ujar Yasser.

Senada dengan Komisi III, Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal berdiskusi untuk mencari lahan baru untuk daerah yang membutuhkan sekolah negeri untuk zonasi.

"Kita sudah berbicara dengan Komisi III akan mencoba mencari lahan-lahan baru terutama untuk daerah yang membutuhkan sekolah negeri untuk zonasinya. Kita akan turun bersama, dan bisa saja juga turun bersama-sama mencari anggaran baik ke provinsi dan pusat. Jadi masalah mengenai zonasi ini karena memang sekolah kita tidak merata, agar nanti bisa tidak menjadi persoalan dalam penerimaan siswa ajaran baru tahun 2020," kata Jamal.

Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru Abdul Jamal juga menawarkan beberapa tanah untuk membangun sekolah baru.

"Ada beberapa sekarang daerah tanah yang kita punya, di Rumbai ada satu. Kemudian jalan Labersa ada satu kita tawari. Kemudian Swakarya ada satu. Bahkan dari hasil rapat kami ada tanah Pemko yang tidak jadi untuk puskesmas mungkin ini untuk Tampan nanti karena ini berada di perumahan padat," pungkasnya. (end)

Penulis
: Endi Dwi Setyo
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)