Diduga Terlibat Membunuh Prajurit TNI, Anak Anggota DPRD Ini Tersangka

datariau.com
1.968 view
Diduga Terlibat Membunuh Prajurit TNI, Anak Anggota DPRD Ini Tersangka
Kumparan.com
ILUSTRASI: Pembunuhan.

DENPASAR, datariau.com - Seorang anak remaja anggota DPRD Bali menjadi salah satu tersangka pembunuhan anggota TNI. Polisi akan tetap mengusut tersangka tersebut meskipun dia anak pejabat.

"Tidak ada perlakuan khusus. Pejabatnya saja kalau melakukan tindak pidana ditangkap apalagi anaknya," kata Kapolda Bali irjen Petrus Golose setelah memimpin HUT Ke-71 Bhayangkara di Lapangan Niti Mandala Renon Denpasar, Senin (10/7/2017), seperti dikutip Antara.

Petrus menjelaskan, mengingat korban merupakan anggota TNI, maka pihaknya telah berkoordinasi dengan Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjutak dan Komandan Korem 163 Wira Satya Kolonel Arh I Gede Widiyana agar tidak ada dampak lanjutan.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Pangdam dan Dandrem. Prosedur akan dilakukan dan tidak ada ekses nantinya akan muncul dari prajurit TNI dan dari orang lain," ucapnya seraya menambahkan bahwa proses hukum akan ditegakkan tanpa memandang latar belakang seseorang.

Kepolisian Resor Kota Denpasar menetapkan enam orang tersangka dalam kasus pembunuhan Prada Yanuar Setiawan (20) yang tengah mengikuti pendidikan infantri di Singaraja.

Rata-rata lima orang tersangka berusia muda hingga 16 tahun dengan status pelajar yakni berinsial CI, AAJA, KTS, FA serta pelaku lainnya DKDA (16) merupakan pelaku utama, yang menikam korban dengan sebilah pisau dan diketahui merupakan anak anggota DPRD Provinsi Bali.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Ahad (9/7) sekitar pukul 05.00 Wita di Jalan By Pass Ngurah Rai Nusa Dua tepatnya di seberang SPBU Nusa Dua.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar Komisaris Polisi Aris Purwanto mengatakan pembunuhan itu diduga karena ketersinggungan saat keduanya mengendarai sepeda motor bersama teman-temannya masing-masing.

Ketersinggungan tersebut, kata dia, berujung maut karena terjadi perkelahian hingga salah satu pelaku berinisial DKDA menikam dengan pisau.

Editor
: Agusri
Sumber
: Kumparan.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)