Demo Bubar

Di Depan Massa, Wakapolda Sebut Perwira Kongkow Sudah Diperiksa Divpropam Mabes

datariau.com
1.224 view
Di Depan Massa, Wakapolda Sebut Perwira Kongkow Sudah Diperiksa Divpropam Mabes
Riauterkini.com
Wakapolda saat menemui massa yang melakukan aksi di Polda Riau.

PEKANBARU, datariau.com - Wakapolda Riau Kombes Pol Suharsono akhirnya bersedia menerima ratusan massa BEM Universitas Riau (UR) yang memblokir Jalan Jendral Sudirman Pekanbaru, di depan markasnya, Senin (5/9/2016). Semula mawasiswa menolak hanya perwakilan yang akan bertemu di ruang rapat Wakapolda.

Kepada pendemo, Wakapolda menjelaskan bahwa tuntutan mereka mengenai pengusutan foto kongkow-kongkow sejumlah perwira tinggi Polda Riau, yaitu Direktur Reskrium Polda Riau Kombes Surawan, Direktur Reskrimsus Polda Riau Rivai Sinambela dan Kapolresta Pekanbaru Kombes Toni Hermawan sudah menjalani pemeriksaan tim Divisi Propam Mabes Polri.

“Mereka yang ada di foto dengan pengusaha itu sudah diperiksa tim Divisi Propam Mabes. Timnya sudah pulang dan mereka akan mengumumkan hasilnya dalam waktu dekat,” tutur Suharsono kepada pendemo.

Sementara terkait SP3 untuk 15 perusahaan diduga pembakar lahan, Suharsono menyebutnya sebagai sesuatu yang harga mati. Tetap terbuka kemungkinan SP3 dibuka lagi.

“Kalau ada ditemukan bukti baru, SP3 bisa dibuka. Jadi buka harga mati,” tuturnya.

Setelah mendapat penjelasan tersebut, lantas Presma BEM UR Abdul Khair membacakan tiga tuntutan pendemo.

Pertama, mendesak Presiden Jokowi membentuk tim independen untuk menyelidiki dugaan kongkalingkong aparat Polda Riau dengan perusahaan yang menjadi sebab keluarnya SP3 untuk 15 perusahaan terduga pembakar lahan.

Kedua, menuntut pemecatan terhadap sejumlah perwira tinggi Polda Riau yang kongkow-kongkow dengan bos PT APSL dan ketiga, menuntut pencopotan Kapolda Riau Brigjen Pol Supriyanto sebagai pihak yang bertangugng jawab dan dianggap gagal membina personilnya.

Usai pembacaan tuntutan, pendemo lantas membubarkan diri. Secara otomatis arus lalu-lintas yang semua diblokir dibuka kembali.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)