Anggota DPRD Rohul Zulfahmi Mengamuk Saat Sidang Paripurna

Admin
4.993 view
Anggota DPRD Rohul Zulfahmi Mengamuk Saat Sidang Paripurna
Foto: Deddy
Anggota DPRD Rohul Zulfahmi saat menyampaikan interupsi saat paripurna.

ROHUL, datariau.com - Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Zulfahmi, tiba-tiba mengamuk saat sidang paripurna DPRD Rohul, Senin (19/11/2018), hingga paripurna diskor dan sempat terancam tidak dilanjutkan.

Awalnya, di sela-sela pembacaan Pandangan Akhir Fraksi DPRD Rohul terhadap APBD Rohul tahun anggaran 2019, Zulfahmi meminta izin bicara dan menyampaikan aspirasi masyarakat Kunto Darussalam terkait pentingnya kepemilikan mobil pemadam kebakaran di Kecamatan Kunto Darussalam.

Ditambah lagi, permohonan pengadaan mobil damkar yang pernah disampaikan Komisi I DPRD Rohul pada pembahasan APBD 2019, tidak terakomodir dalam APBD Rohul, dengan alasan keterbatasan anggaran dan sebelumnya pengadaan mobil damkar tidak termasuk dalam RKPD 2018 yang merupakan dasar RAPBD 2019.



Menilai kepemilikan mobil damkar di Kecamatan Kunto Darussalam dan kecamatan lainnya sangat penting bagi masyarakat, Zulfahmi meradang hingga membanting microphone yang ada di meja ruang paripurna DPRD Rohul dan membuat heboh rapat paripurna.

"Mobil damkar itu kan sangat dibutuhkan masyarakat. Ahad kemarin terjadi kebarakan di Kunto, untuk yang keempatkalinya, dan masyarakat hanya bisa menonton. Apakah kebakaran itu hanya jadi tontonan. Makanya saya mengusulkan dan mengetuk hati penerintah melalui pimpinan DPRD untuk menganggarkan mobil damkar," kata Zulfahmi.



"Saya ini kan wakil rakyat, tentu tidak ada alasan bagi saya untuk tidak memperjuangkan aspirasi rakyat. Kami dari Komisi I merekom pengadaan 2 unit mobil damkar untuk kecamatan Kunto Darussalam dan 1 unit untuk Tambusai Utara. Namun saya kecewa, kebutuhan masyarakat yang sangat urgen ini tidak diakomodir," beber Zulfahmi.

Akibat insiden ini, rapat paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Rohul Zulkarnain SSos, diskor dan terancam bubar. Namun kondisi kembali kondusif setelah Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, kemudian sejumlah anggota DPRD Rohul seperti Syahril Topan, Mazril, Arif Reza Syah, dan Novliwanda Ade Putra, menyampaikan pendapatnya terkait persoalan pengadaan mobil damkar tersebut.

Kondusifnya situasi di ruang paripurna maka sidang paripurna kembali dilanjutkan dengan pembacaan Pandangan Akhir Fraksi yang disampaikan dua fraksi lagi.

Hadir dalam kegiatan paripurna ini, Bupati Rohul H Sukiman, Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin SIP yang diwakili Danramil 02 Rambah Kapten Inf Hendra P Barus, Kapolres Rohul AKBP Muhammad Hasyim Risahondua SIK MSi yang diwakili Kapolsek Rambah AKP Hermawan, dan para anggota DPRD Rohul.

Penulis
: Deddy
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
Punya rilis yang ingin dimuat di datariau.com? Kirim ke email datariau.redaksi@gmail.com