Suyadi SP Lakukan Kunker Perdana di Rohil, Sosialisasi Perda Provinsi Riau No.1 Tahun 2019

Datariau.com
1.193 view
 Suyadi SP Lakukan Kunker Perdana di Rohil, Sosialisasi Perda Provinsi Riau No.1 Tahun 2019
Foto: Sella
Anggota DPRD Riau Suyadi SP saat mensosialisasikan Perda no.I tahun 2019 tentang Penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

BAGANBATU, datariau.com -  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Provinsi Riau daerah pemilihan ( Dapil) 4 Kabupaten Rokan Hilir periode 2019-2024, Suyadi SP melakukan kunjungan kerja perdana sejak dilantik pada bulan lalu, Rabu (23/10/2019).


Kunjungan kerja pertama kali ini dilakukan di Kepenghuluan Bagan Sinembah Barat Kecamatan Bagan Sinembah Raya ( Basira) dengan agenda Sosialisasi peraturan daerah ( Perda) Provinsi Riau No.1 tahun 2019 tentang Pedoman teknis penanggulangan kebakaran hutan dan lahan ( Karhutla).


Dalam sosialisasi tersebut tampak hadir Penghulu Bagan Sinembah Barat Suratman, tokoh agama H Buyung, tokoh masyarakat, tokoh pemuda Basira Eko Wahyu Prasetiyo S.Sos dan warga Bagan Sinembah Barat lainnya lainnya.


Penghulu Bagan Sinembah Barat Suratman mengatakan anggota DPRD Riau Suyadi di Bagan Sinembah Barat merupakan kunjungan perdana di Bagan Sinembah Barat dan dengan kehadiran anggota DPRD Riau ini berharap kedepan kepenghuluan Bagan Sinembah Barat dapat membawa perubahan kearah yang lebih maju dan sejahtera.


"Terimakasih atas kunjungannya di kepenghuluan Bagan Sinembah Barat ini, semoga kunjungan kerja ini membawa manfaat bagi masyarakat," singkat Suratman.

Dalam kesempatan itu, anggota DPRD Riau Suyadi SP menjelaskan, Kunjungan kerja di Bagan Sinembah Barat adalah untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat yang ada didaerah khususnya dapil 4 Rohil tentang perda Riau no I tahun 2019 tentang Penanggulangan Kebakaran Hutan dan lahan.


"Sosialisasi perda ini merupakan salah satu tugas dan hak anggota dewan," kata Suyadi yang duduk di komisi II bidang pertanian, peternakan dan perkebunan itu.


 Suyadi yang juga sebagai sekretaris fraksi PDI Perjuangan itu juga mengungkapkan bahwa didaerah Rokan hilir ini masih banyak lahan yang rawan kebakaran, olehkarenanya  masyarakat harus tau langkah konkrit dalam penanganan dan resiko daripada karhutla.


"Kita berharap jangan sampai ada warga yang membuka lahan dengan cara membakar, itu resikonya sangat tinggi dan harus dihindari," kata Suyadi.


Kemudian lanjut Suyadi, bahwa saat ini didaerah sudah banyak dibentuk Masyarakat Peduli Api (MPA), olehkarenanya MPA ini harus tetap mengawasi dan mensosialisasikan kepada warga tentang perda Provinsi Riau nomor 1 tahun 2019 ini.


"Kita sangat prihatin banyak masyarakat kecil yang ditangkap akibat membakar lahan, maka dari itu kita berharap kedepan tidak adalagi warga membuka lahan dengan cara membakar," pesan Suyadi.


Pantauan dilokasi, dalam sosialisasi tersebut juga dilakukan tanya jawab tentang kebakaran lahan dan hutan serta keluh kesah warga terkait kondisi infrastruktur jalan. (sel).

Penulis
: Sella
Editor
: Samsul
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)