Padahal Penting, Ini Penyebab Orang Sering Lewatkan Sarapan Pagi

Ruslan
1.282 view
Padahal Penting, Ini Penyebab Orang Sering Lewatkan Sarapan Pagi
Foto: Net


Penyebab lain yang mendasari


Selain faktor-faktor umum yang disebutkan di atas, ada beberapa kemungkinan alasan lain tidak lapar saat bangun tidur.

Berikut beberapa penyebab potensial lain dari rasa lapar yang berkurang di pagi hari:


-Konsumsi obat-obatan tertentu. Banyak jenis obat, termasuk diuretik dan antibiotik, dapat mengurangi rasa lapar dan nafsu makan.


-Semakin tua. Penurunan nafsu makan umum terjadi pada lansia dan dapat disebabkan oleh perubahan kebutuhan energi, hormon, rasa atau bau, dan keadaan sosial.


-Masalah tiroid. Kehilangan nafsu makan bisa menjadi tanda hipotiroidisme atau penurunan fungsi tiroid.


-Berovulasi. Estrogen, hormon seks wanita yang meningkat selama ovulasi, dapat menekan nafsu makan.


-Kondisi kronis. Kondisi tertentu seperti penyakit hati, gagal jantung, penyakit ginjal, HIV, dan kanker semuanya dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan.

Jika menduga kondisi yang mendasarinya mungkin berkontribusi pada kurangnya rasa lapar di pagi hari, konsultasikan dengan profesional kesehatan.


Penuaan, ovulasi, masalah tiroid, kondisi kesehatan kronis, dan penggunaan obat-obatan tertentu dapat menyebabkan hilangnya nafsu makan.

Jika mencurigai penyebab yang mendasari kurangnya rasa lapar di pagi hari, bicarakan dengan tenaga kesehatan.


Apa yang harus dilakukan?


Jika tidak merasa lapar saat bangun tidur, tidak apa-apa untuk menunggu sebentar sebelum sarapan. Terkadang, setelah mandi, berpakaian, dan mulai bersiap-siap untuk hari itu, Anda mungkin merasa lapar dan siap untuk makan.

Jika masih tidak lapar, Anda dapat mencoba makan sesuatu yang kecil dan padat nutrisi untuk merangsang nafsu makan. Berpegang teguh pada favorit yang sudah dikenal atau bereksperimen dengan bahan-bahan baru juga bisa membuat bersemangat untuk sarapan dan memicu nafsu makan.


Jika merasa sulit untuk sarapan karena merasa cemas atau tertekan, membangunnya ke dalam rutinitas pagi mungkin bermanfaat. Tidak apa-apa jika Anda lebih suka melewatkan sarapan.

Pastikan untuk mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan di kemudian hari, terhidrasi dengan baik, dan tidak mengabaikan potensi efek negatif dari tidak makan di pagi hari, seperti sakit kepala, kelelahan, atau lekas marah.

Terakhir, jika menduga kondisi kesehatan yang mendasarinya dapat berkontribusi pada hilangnya nafsu makan, bicarakan dengan dokter untuk menentukan pengobatan terbaik. (*)


Sumber: tempo.co

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)