Tanpa Lampu Penerangan, Kondisi Pustu Desa Binjai Natuna Memprihatinkan

datariau.com
2.051 view
Tanpa Lampu Penerangan, Kondisi Pustu Desa Binjai Natuna Memprihatinkan
Foto: Arizki Fil Bahri
Pustu Desa Binjai.

BUNGURANBARAT, datariau.com - Mirisnya keadaan Puskesmas Pembantu (Pustu) di SDsa Binjai Kecamatan Bunguran Barat Kabupaten Natuna, kondisi Pustu yang tidak layak karena terjadi kekurangan dimana-mana.

Padahal, penduduk desa ini mencapai 800 jiwa, namun Pustu yang telah dibangun sejak tahun 2012 itu keadaanya semakin memprihatinkan, karena tidak mempunyai lampu penerangan, tidak ada air serta pintu yang rusak. Kemudian lantai juga berdebu.

"Bagaimana pelayanan kesehatan bisa dikatakan layak, hingga saat ini jika pasien datang disaat malam lampunya saja tidak ada dan disaat mencari obat-obatan pihak perawat danbidan mencari alat-alat pakai penerangan senter yang seadanya," kaya Sy Nurbaiti, salah seorang Warga Binjai kepada datariau.com, belum lama ini.

Padahal, Bupati Natuna terus mencanangkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Natuna bisa seoptimal mungkin. Namun dengan melihat kondisi Pustu di Desa Binjai ini, lokasinya yang tidak jauh dari kota Kabupaten Natuna itu sendiri yang pelayanan publiknya belum optimal.

Pustu Binjai ini termasuk dari UPTD Puskesmas Sedanau yang tertua setelah Puskesmas Ranai, sekarang Puskesmas Ranai sedang gencar untuk meningkatkan pelayanan publik serta lagi dalam proses Akriditasi.

"Kami pihak desa sudah pernah menjumpai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna dalam persoalan ini dan kami juga meminta bangunan yang hampir sudah 5 tahun ini diserahterimakan ke kami. Tanahnya pemilikan desa, bangunannya yang saya tahu hingga saat ini belum ada serah terima ke kami dan kami juga menunggu hal ini agar pelayanan publik bisa optimal," ungkap Kades Binjai Abdul Rosyid belum lama ini.


"Bagaimana pihak desa ingin membantu persoalan yang ada dengan anggaran kami, kalau bangunannya sendiri bukan kepunyaan Desa, sebab dalam penggaran kami untuk pengajuannya mesti meingikuti prosedur yang sesuai," terang Kades lagi.

Diterangkannya, bahwa kondisi Pustu ini juga sudah diketahui Wakil Ketua Komisi II DPRD Natuna Marzuki SH dan Anggota Komisi III Syaiful saat reses di Desa Binjai, Sabtu (25/11/2017) kemarin. Anggota Dewan tersebut akan secepatnya memanggil Kepala Dinas Kesehatan dalam persoalan ini ke kantor DPRD Natuna.

"Saya akan panggil secepatnya hari Rabu Kepala Dinas Kesehatan ke kantor kami, sebab pelayanan publik dalam hal kesehatan ini mesti optimal, kasihan warganya," ungkap Saiful, Anggota Komisi III.

Penulis
: Arizki Fil Bahri
Editor
: Agusri
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)

    wrong sql query