LBM Eijkman Telah Periksa 6.124 Sample Virus Corona

Datariau.com
415 view
LBM Eijkman Telah Periksa 6.124 Sample Virus Corona

DATARIAU.COM - Kepala Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, Amin Soebandrio merilis kinerja laboratorium pimpinannya dalam menangani sample dari masyarakat se-Indonesia terhadap Corona Virus Disease (Covid-19). Tercatat, 6.124 sample telah diterima selama hampir dua bulan masa kembang virus ini di Indonesia.


"Ada 6.124 sample atau rata-rata 314 sample per hari, ini berkisar antara 31 sampai 657 sample perharinya untuk dilakukan pengujian swab baik Nasopharyngeal atau Oropharyngeal," kata Amin saat jumpa pers di Graha BNPB Jakarta, Selasa (21/4).


Menurutnya, hasil dari uji sample swab di Eijkman didukung dengan mesin robotik yang mendapat langsung sumbangan dari Badan Intelijen Negara (BIN). Ada dua mesin sumbangan BIN dan telah dioperasikan Eijkman sejak 13 April 2020.


"Semula kapasitas ekstraksi hanya 180 sample per hari sekarang menjadi 325 sample per hari," jelas Amin.


Amin melanjutkan, saat ini LBM Eijkman memeiliki tiga unit mesin serupa dengan kemungkinan deteksi sample dari 744 hingga 1.116 sample per hari degan metode PCR atau Polymerase chain reaction.


"Jadi semua fasilitas atau reagensia telah dikonfirmasi untuk mendeteksi virus SARS-CoV-2, sebagai penyebab covid secara molekuler," kata dia.


Distribusikan 40 Ribu Tabung Medium Virus Corona ke Seluruh Indonesia


Amin menambahkan, Eijkman telah mendistribusikan VTM atau virus transport medium. Tercatat sudah ada 40 ribu tabung yang didistribusikan ke 31 provinsi di Indonesia.


"Eijkman berkontribusi menyediakan VTM bagi faskes di seluruh Indonesia, VTM merupaka media untuk menyimpan spesimen virus Corona yang diambil dari swab," kata Amin.


Menurut Amin, distribusi ini mencakup 15 persen dari seluruh distribusi nasional kepada 48 laboraturium yang menjadi tempat pemeriksaan Covid-19.


"Kaoasitas deteksi virus ini akan terus ditingkatkan, sehingga penangnanan pasien Covid agar dapat cepat teratasi dengan baik," jelas Amin.


Sebagai informasi LBM) Eijkman telah menanganani sample dari masyarakat se-Indonesia sebanyak 6.124 sample. Diketahui ada 314 sample per hari ditermanya untuk diteliti hasil positif negatifnya terhadap pasien diduga terjangkit virus corona.


"Ini berkisar antara 31 sampai 657 sample perharinya untuk dilakukan pengujian swab baik Nasopharyngeal atau Oropharyngeal," Amin menadasi. (*)

Editor
: Samsul
Sumber
: Merdeka.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)