TEMBILAHAN, Datariau.com - Marlian Dinata (43) istri beserta lima anaknya terdaftar sebagai peserta PBI APBD sejak tahun 2015 yang kesehariannya bekerja sebagai sopir dinas lingkungan hidup dan kebersihan.
Pagi itu marlian tampak mengantri dikantor Bpjs kesehatan cabang tembilahan, saat ditanya tim jam kesbews ternyata marlian ingin mencetak kartu indonesia sehat yang telah hilang.
Setelah ditanya oleh tim jam kesnews ternyata marlian mengidap penyakit osteoporosis pada tulang belakang atau yang biasa disebut pengkeroposan
Osteoporosis adalah kondisi saat kualitas kepadatan tulang menurun. Kondisi ini membuat tulang menjadi keropos dan rentan retak
Osteoporosis umumnya baru diketahui setelah ditemukan retak pada tulang, setelah pasien mengalami jatuh ringan
Retak pada pergelangan tangan, tulang pinggul dan tulang belakang adalah kasus yang paling banyak ditemui pada penderita osteoporosis
Awal Marlian merasakan sakit pada tulang belakangnya sekitar tahun 2017 yang lalu ketika Marlian harus bolak balik menyetir dari Tembilahan menuju Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru, saat itu orang tua Marlian dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru untuk menjalani operasi Batu Empedu, orang tua Marlian juga terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan
Marlian merasakan sakit dan nyeri pada tulang belakang yang teramat sakit ketika menyetir dari Tembilahan ke Pekanbaru untuk mengantar orang tua Marlian yang akan menjalani operasi, sakit yang dirasakan Marlian membuat Marlian susah beraktifitas baik itu tidur, duduk, berdiri, bahkan buang air besar
"Setelah saya bolak balik ke Pekanbaru saya merasa tulang punggung saya sangat sakit dan nyeri membuat saya susah beraktifitas dan bekerja," ujar Marlian
Setelah operasi orang tua Marlian selesai dan sembuh, Marlian mencobak berobat ke Puskesmas Gajah Mada dan dirujuk ke Rumah Sakit Puri Husada Tembilahan untuk melakukan rontgen pada tulang belakang Marlian, ternyata benar sakit yang dirasakan Marlian akibat pengkeroposan pada tulang belakang yang harus menjalani terapi rutin dan minum obat untuk melakukan penyembuhan
Alhamdulillah sekarang Marlian sudah merasa ada angsuran setelah melakukan terapi dan kini Marlian bisa beraktifitas seperti biasa
"Istri saya juga pernah menggunakan KIS, saat istri saya operasi kista dan operasi melahirkan anak bungsu saya, semua biaya dijamin JKN-KIS," ujar Marlian
Marlian sangat bersyukur dengan adanya program JKN-KIS ini, karena semua biaya rumah sakit Marlian, orang tua Marlian beserta istri dijamin BPJS Kesehatan. Marlian juga sangat puas dengan adanya program JKN-KIS.
Harapan Marlian kedepannya agar program JKN-KIS terus lanjut sampai kapan pun, karena masyarakat menengah kebawah sangat terbantu dengan adanya program JKN-KIS.