TEMBILAHAN,
Datariau.com - Alfian (29) bekerja sebagai petugas keamanan (security) di
BPJS Kesehatan Cabang Tembilahan sejak tahun 2014 sampai dengan sekarang.
Banyak lika liku yang dihadapi Alfian dalam mencari pekerjaan, berawal dari
kasir di salah satu Rumah Sakit Tembilahan, lalu melanjutkan karirnya sebagai
security di BPJS Kesehatan.
Berkat beralihnya PT ASKES (PERSERO) menjadi BPJS Kesehatan,
maka ada pemekaran Kantor Cabang, salah satunya Kantor Cabang Tembilahan.
Alfian sangat bersyukur diterima bekerja di BPJS Kesehatan.
"Saya akan bekerja semaksimal mungkin dan saya berjanji akan
melaksanakan tugas secara baik dan mengabdi di BPJS Kesehatan," ujar Alfian
Alfian diajarkan bagaimana melayani peserta, mendengarkan
hal-hal yang disampaikan peserta, termasuk memberikan respon kepada peserta
yang datang. Sudah cukup banyak suka duka yang dialami Alfian selama ini,
contohnya pada waktu yang lalu ketika salah satu peserta yang emosi sehingga
membahayakan petugas BPJS Kesehatan maupun peserta lain yang ada saat itu
karena tidak terima dengan kebijakan BPJS Kesehatan dengan sigap Alfian pun
mengamankan tindakan dan amarah peserta tersebut, alhamdulillah tidak ada
yang terluka.
Alfian merasa dengan kejadian tersebut ia berupaya untuk
menjalankan tanggung jawabnya dengan sebaik baiknya dan upayanya tersebut pun sangat
diapresiasi seluruh Duta BPJS Kesehatan.
"Setiap pagi Kepala Cabang kami selalu mengingatkan betapa
pentingnya pelayanan prima dalam pelayanan publik seperti BPJS Kesehatan, oleh
karenanya saya dan juga teman-teman lain dari seluruh bagian berupaya selalu
memberikan yang terbaik bagi peserta," ujar Alfian.
Pelayanan Prima merupakan salah satu indikator keberhasilan dari
BPJS Kesehatan dan Alfian sangat bangga bisa menjadi bagian dari indikator
penting seperti pelayanan prima ini.
"Saya puas dengan pelayanan petugas BPJS Kesehatan Cabang
Tembilahan, mereka sangat ramah dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik
kepada peserta." Ujar M Nasir sebagai salah satu peserta.
Alfian berpesan agar semua masyarakat Indonesia menerapkan pola
hidup sehat mengonsumsi makanan yang sehat dan rutin berolahraga dan bagi
masyarakat yang belum mendaftar sebagai peserta JKN-KIS untuk segera mendaftar
dirinya dan keluarganya sebagai peserta dan taat membayar iuran setiap
bulannya.
"Seharusnya sedia payung sebelum hujan, kebanyakan masyarakat
yang datang kekantor untuk mengurus kepesertaannya sudah lebih dahulu sakit,
akan tetapi prosedur masa tunggu 14 hari harus dijelaskan pada masyarakat yang
berkunjung ke Kantor BPJS Kesehatan," tutup Alfian.(izon)