Akibat Corona, Masker di Pekanbaru Jadi Langka

Datariau.com
537 view
Akibat Corona, Masker di Pekanbaru Jadi Langka

PEKANBARU, datariau.com - Merebaknya Virus Corona di Wuhan Tiongkok yang telah menelan banyak korban jiwa, menjadi hal yang menakutkan bagi masyarakat Indonesia. Banyak masyarakat memburu masker untuk melindungi diri. Akibatnya terjadi kelangkaan masker di Indonesia, termasuk di Kota Pekanbaru, Riau.


Kelangkaan masker di Kota Pekanbaru saat ini mengalahkan musim kabut asap Karhutla. Jika saat kabut asap Karhutla banyak masker di bagi-bagikan dan masih banyak di jual di apotek-apotek di Kota Pekanbaru, tidak demikian halnya dengan saat ini.


"Stok nya kosong, sudah dua bulan lebih kami tidak menjual masker lagi, kalau adapun harganya tak jelas," ungkap Yusriani, pemilik Apotek Maju Cemerlang di Jalan Suka Karya, Kota Pekanbaru, Riau, Selasa, 24 Maret 2020.


Menurut Yusriani, masker di apoteknya dijual seharga Rp. 30.000 per kotak dengan isi 50 pcs. Biasanya juga diecer seharga Rp. 1.000 per pcs nya. 


"Selama dua bulan belakangan ini sudah tidak ada pasokan masker ke sini. Padahal banyak yang mau membeli masker, sehari ini saja sudah lebih 10 orang yang mencari masker," ujarnya.


Hal serupa juga terjadi di Apotek Gefyzi. Bahkan pemilik toko memasang pengumuman di atas etalase Apotek tersebut yang bertuliskan 'Masker Kosong.


 "Disini kita sudah tidak menjual masker lagi, sudah hampir dua bulan yang lalu, karena stoknya sudah tidak ada," ujar karyawan Apotek Gefyzi, Devi.


Salah seorang pembeli di apotek, Yanti, 48, dari Taman Karya, Pekanbaru, sempat ditemui membeli masker, ia mengaku stok masker di beberapa Apotek lain juga kosong. Yanti yang di temui memakai masker, mengaku terakhir dapat membeli satu kotak masker saat musim kabut asap Karhutla yang lalu. 


"Ini stok masker saat musim kabut asap dulu, sekarang sudah habis. Ini dah bingung sekarang ke mana beli masker," ujarnya.

Penulis: Ulul Zulqaid Mariza Mahasiswa UIR

Penulis
: Ulul
Editor
: Redaksi
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)