Bupati dan Ketua PMI Rohul, Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Ruslan
747 view
 Bupati dan Ketua PMI Rohul, Sosialisasikan Bahaya Narkoba
Gambar: riauterkini.com
Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Germas di SMA Negeri 1 Rambah di Jalan Diponegoro, Pasirpangaraian, Senin (13/8/2018).

PASIR PANGARAIAN, datariau.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) bersama Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul sosialisasikan‎ dan memberikan penyuluhan bahaya Narkoba dan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) ke lingkungan sekolah.

Pada Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Germas di SMA Negeri 1 Rambah di Jalan Diponegoro, Pasirpangaraian,‎ Senin (13/8/2018), turut dilakukan penyuluhan bahaya seks bebas‎ dan pemberian tablet tambah darah kepada para siswi.

Penyuluhan Bahaya Narkoba juga dihadiri Bupati Rohul H. Sukiman, Ketua PMI Kabupaten Rohul Hj. Peni Herawati dan sejumlah pengurus PMI Rohul, serta Kepala SMAN 1 Rambah Ali Pullaila, M.Pd, para guru, dan para siswa siswi.

Di sela acaranya, Palang Merah Remaja (PMR) SMAN 1 Rambah pamerkan drama kolosal, tentang sejarah awal berdirinya PMR. Atraksi menarik ini mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Rohul dan Ketua PMI Rohul.

‎Ketua PMI Kabupaten Rohul, Peni Herawati Sukiman, mengatakan penyuluhan Narkoba di lingkungan sekolah merupakan prinsip pertama dari tujuh prinsip gerakan PMI, yaitu kemanusiaan. Tujuan gerakan PMI adalah melindungi jiwa dan kesehatan, serta menjamin penghormatan terhadap umat manusia.

"PMI tidak hanya bicara darah, namun juga peduli akan permasalahan sosial di tengah-tengah masyarakat," kata Peni di sambutannya, Senin.

Diakuinya, saat ini sering dilihat dan didengar, peredaran Narkoba sudah sangat meresahkan. Semua elemen harus bekerjasama dalam menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya Narkoba, seks bebas, dan kegiatan negatif lain yang dapat merusak tunas bangsa, terutama generasi muda Kabupaten Rohul.

Menurut Peni, penyuluhan seperti ini dianggap sangat penting untuk menambah wawasan generasi muda Rohul, dalam meningkatkan pemahaman tentang upaya penanggulangan bahaya Narkoba dan seks bebas.

"Penyuluhan ini juga sebagai wujud kepedulian kita terhadap generasi bangsa dan generasi masyarakat Rokan Hulu khususnya,"‎ ujarnya.

Peni sangat berterima kasih kepada Bupati Rohul yang telah mendukung agenda PMI Rohul ini, karena kegiatan ini dianggap sangat penting untuk menyelamatkan generasi muda Rohul dari bahaya Narkoba.

"Perlu diketahui anak-anakku, bahwa seks bebas itu juga merupakan hal yang sangat membahayakan dan sangat dilarang oleh agama," pesan Peni, dan berharap dari penyuluhan para siswa siswi SMA 1 Rambah tidak terhindar dari bahaya Narkoba dan jauh dari seks bebas.

"Jauhi obat dan kegiatan bebas karena dapat merusak diri sendiri, keluarga bahkan juga daerah bangsa dan Negara kita ini," pungkas Peni.

Bupati Rohul H. Sukiman, pada sambutannya mengatakan penyuluhan bahaya Narkoba, bahaya seks bebas dan pemberian tablet tambah darah digelar PMI Rohul merupakan kegiatan sangat penting, guna menyelamatkan aset daerah, yakni para generasi muda Rohul dari bahaya zat yang dapat merusak diri, keluarga, daerah bahkan sebuah ancaman bangsa dan negara.

"Permasalahan Narkoba dan seks bebas saat ini telah membahayakan remaja kita yang mengakibatkan tingginya angka kematian, komplikasi penyakit ditimbulkan, meningkatnya kriminalitas, rusaknya generasi muda dan kehancuran keluarga," papar Bupati Rohul.

Penyuluhan Narkoba dan Seks Bebas, kata Bupati Sukiman, digelar untuk para siswa tingkat SMA/MA dan SMK dilakukan PMI bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Rohul merupakan tindakan yang sangat hebat, sehingga generasi muda Rohul mengetahui akan bahaya Narkoba yang sangat membahayakan.

"Saya yakin sebagian besar anak-anak Rokan Hulu adalah anak-anak yang cerdas, hebat dan sehat. Hal ini dibuktikan dengan berbagai presentasi yang telah diraih anak-anak kita, baik di tingkat Provinsi Riau maupun di Tingkat Nasional," ujar Bupati Rohul.

"Untuk itu kami ingin prestasi ini tetap dipertahankan dengan menambah kegiatan yang positif agar terhindar dari bahayanya Narkoba," tambahnya.

Selain itu, Bupati Rohul‎ menghimbau kepada para orang tua agar meningkatkan komunikasi yang lebih intens kepada anak-anaknya.

"kadang kita harus jadi teman, jadi kakak dan jadi orang tua buat anak-anak kita. Hal ini agar mereka selamat, bekali juga anak-anak kita dengan nilai-nilai agama agar mereka terhindar dari pergaulan bebas."

"Mulai hari ini jangan dekati Narkoba dan seks bebas karena itu hanya akan merusak kehidupan kita. Kalau tidak sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi yang dapat menyelamatkan diri dari hal yang merusak cita-cita bangsa," pungkas Bupati Rohul Sukiman.

Pada penyuluhan tersebut, perwakilan dari PMI Rohul sosialisasikan bahaya Narkoba kepada para siswa dan siswi SMAN 1 Rambah. Sedangkan petugas dari Dinkes Rohul sosialisasi Germas dan Sekolah Sehat.

Sementara, Kepala SMAN 1 Rambah, Ali Pullaila, mengatakan SMAN 1 Rambah merupakan salah satu sekolah model sehingga kedisiplinan siswa dan siswi lebih ditingkatkan.

Ali mengaku siswa dan siswi SMAN 1 Rambah terbebas dari Narkoba. Ia juga memastikan, bahwa tidak adalagi siswa di sekolahnya merokok di lingkungan sekolah atau waktu jam sekolah.

Jika ada siswa kedapatan merokok di‎ lingkungan sekolah atau waktu jam sekolah dan memakai seragam sekolah, siswa tersebut akan dikembalikan ke orang tuanya.

Di akhir acara, Bupati Rohul Sukiman menghibur siswa dan siswi SMAN 1 Rambah dengan dua lagu andalannya, yakni Perahu Layar dan Cucok Rowo. Dua lagu ini disambut antusias para siswa dan siswi.

Editor
: Ruslan Efendi
Sumber
: riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)