INHU, datariau.com - Peminat qurban tahun 2015 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) untuk membeli sapi di pasar ternak merosot mencapai 50-40 persen dari tahun sebelumnya.
Di tahun 2014 lalu, UPT Perternakan dan Perikanan kecamatan Pasir Penyu dan Lirik dapat menjual sapi mencapai 400-350 ekor, dan tahun 2015 pertanggal 16 September 2015 baru mencapai 120 ekor.
Hal ini disampaikan UPT Perternakan dan Perikanan kecamatan Pasir Penyu dan Lirik Suyatno, saat berbincang dengan datariau.com di ruangkerjanya, Rabu siang tadi. Diterangkannya bahwa tahun 2015 sapi yang ada di pasar ternak hanya 120 ekor, dan hari ini baru sekitar 80 ekor yang terjual.
"Bila dibandingkan pada tahun sebelumnya sangat jauh sekali, di tahun sebelumnya biasanya di hari mendekati seperti ini pasar ternak sudah dapat menjual sebanyak 200 ekor lebih," ulasnya.
Kemerosotan peminat qurban, kata Suyatno, bisa saja diakibatkan ekonomi sekarang ini yang agak sulit, seperti harga sawit dan karet saat ini masih rendah dan dapat mempengarui kemampuan masyarakat.
"Karena sapi yang dijual di pasar ternak rata-rata harga perekornya Rp12 juta," singkat Suyatno.
Dari pantauan datariau.com dari beberapa pedagang sapi yang ada di Inhu seperti Warno, Nani, Roni Imang, Hendri, menyatakan bawa tahun 2015 sangat jauh sekali merosotnya bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Pedagang Sapi, Nani dan Roni Imang mengatakan, untuk hewan qurban jenis sapi tahun 2015 turun mencapai 50-40 persen. "Hal ini terbukti penjualan sapi kita saat ini di tahun sebelumnya saya dapat menjual sapi mencapai 250 ekor, dan tahun ini hanya 150 ekor," ujar Nani saat bincang-bincang dengan datariau.com, Rabu (16/9/2015).
Hal senada disampaikan pedagang sapi Roni. Ia membenarkan kondisi tahun ini penjualan sapi juga merosot dibandingkan tahun sebelumnya. "Di tahun sebelumnya saya dapat menjual sapi qurban mencapai 250-300 ekor, dan di tahun 2015 ini sapi qurban milik saya yang terjual baru sekitar 130 ekor," pungkasnya.
Padahal, dua hari sebelumnya Dinas Perternakan dan Perikanan Inhu sempat mengeluarkan statemen bahwa terjadi peningkatan qurban pada tahun ini. Namun fakta di lapangan penjualan sapi menurun.
Kadis Perternakan dan Perikanan Inhu Drs H Sadar mengatakan, pihaknya mendata untuk para qurban tahun 2015 memang meningkat bila dibandingkan tahun sebelumnya.
"Mengenai hewan qurban sejenis sapi juga meningkat, dan saat ini banyak para qurban membeli sapi ke penampung pribadi. Asalan mereka membeli hewan qurban di penampung karena lebih murah bila dibandingkan membeli di pasar ternak Pasir Penyu, maka saat ini banyak para pengorban membeli sapi dari penampung pribadi," singkatnya. (her)