Infotorial Pemkab Siak

Ikuti Gerakan Transisi PAUD di Jakarta, Hj Rasidah: Pendidikan Karakter Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini

Hermansyah
1.312 view
Ikuti Gerakan Transisi PAUD di Jakarta, Hj Rasidah: Pendidikan Karakter Harus Ditanamkan Sejak Usia Dini
Bunda PAUD Kabupaten Siak Hj Rasidah Alfedri ikuti Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan oleh Kemendikbudristek di Jakarta.

JAKARTA, datariau.com - Bunda PAUD Kabupaten Siak Hj Rasidah Alfedri menghadiri acara Gerakan Transisi PAUD ke Sekolah Dasar yang menyenangkan. Dimana acara ini berlangsung di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Jakarta, Rabu (7/6/2023).

"Alhamdulillah, Rabu ini memasuki hari kedua, saya hadir mengikuti rangkaian kegiatan ini dibawah koordinasi Kemendikbudristek tujuannya dalam rangka mendorong seluruh pemangku kepentingan untuk melaksanakan Gerakan Transisi PAUD ke SD yang menyenangkan di daerah melalui komitmen bersama Bunda PAUD," kata Rasidah.

Dikatakan Rasidah, merdeka belajar ke-24 ini, merupakan kebijakan yang mendasari pencapaian tiga target perubahan yang perlu dilakukan oleh satuan pendidikan pada tahun ajaran baru, antara lain menghilangkan tes calistung dari proses penerimaan peserta didik baru pada satuan pendidikan dasar SD/MI.

Dia menyampaikan, setelah mengikuti kegiatan ini, tugas dari Bunda PAUD selanjutnya mensosialisasikan kembali kepada Bunda-bunda PAUD kecamatan dan kampung dalam transisi PAUD yang menyenangkan.

Artinya, kata Bunda PAUD Kabupaten Siak Hj Rasidah, tahun ajaran baru ini, mereka tidak harus mengedepankan baca tulis dan hitung kepada peserta didik baru selama dua minggu pertama.

“Saya berharap seluruh PAUD di Kabupaten Siak lebih mengedepankan pembinaan karakter pada anak-anak didikannya. Tidak lebih mengutamakan sistem pengajaran yang berfokus pada baca, tulis dan hitung atau dalam istilah calistung," kata Rasidah.

Karena, anak itu tidak hanya bisa tulis baca hitung saja, akan tetapi yang paling penting membentuk karakter anak. Diharapkan belajar menurut mereka tidak menjadi momok yang menakutkan, akan tetapi menyenangkan, karena belajar sampai akhir hayatnya. Kemudian menerapkan enam kemampuan membangun pondasi anak.

“Jadi, maksudnya dilakukan transisi PAUD ke SD menyenangkan ini, anak tidak hanya mengetahui menghitung dan menulis saja, tetapi bagaimana mereka bersosialisasi dengan kawan-kawannya, sehingga belajarnya menyenangkan sampai akhir hayat," kata Ketua TP PKK Kabupaten Siak itu.

Rasidah menambahkan, pendidikan karakter anak ini harus ditanam sejak usia dini, karena anak-anak yang memang dari kecilnya tidak diberikan pembekalan, besarnya akan terbiasa.

"Pendidikan karakter anak harus kita tanamkan sejak usia dini, dari sekarang kita bekali dengan pengajaran yang baik seperti agama, moral, akhlak dan cara dia bersosialisasi dengan kawannya," ujarnya.

Acara tersebut, dibuka dan dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI Nadiem Anwar Makarim, yang diikuti oleh Bunda PAUD Provinsi dan Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Indonesia.(inf)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)