Wakil Presiden Jusuf Kalla Tegaskan Harga Rokok Pasti Naik

datariau.com
1.104 view
Wakil Presiden Jusuf Kalla Tegaskan Harga Rokok Pasti Naik
dok.

JAKARTA, datariau.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla melalui Staf Khususnya Sofjan Wanandi menyatakan, bahwa harga rokok memang diperkirakan naik melalui kenaikan tarif cukai. Namun, kenaikan yang dimaksud tidak akan mencapai Rp50 ribu per bungkus.

Dia mengatakan, saat ini Kementerian Keuangan dan Ditjen Bea dan Cukai Kemenkeu masih mempelajari soal wacana kenaikan tarif cukai rokok. Esensinya, untuk mensinkronkan antara kesehatan dengan tarif cukai rokok.

"Saya pikir kan sudah dijelaskan sama Bea Cukai dan Menkeu bahwa isu rokok naik itu menurut saya mereka sedang pelajari. Itu kan hanya pendapat-pendapat bagaimana mengkompromikan antara kesehatan dengan pajak atau dengan cukai ini," katanya, Selasa (23/8/2016).

Menurutnya, jika harga rokok dinaikkan hingga Rp50 ribu per bungkus maka yang akan terpukul adalah buruh di industri rokok. Sebab, akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK) jika memang hal tersebut terjadi.

"Pasti naik tapi enggak akan sejauh itu. Karena kan kasian buruhnya juga," imbuh dia.

Sementara terkait isu yang menyebutkan bahwa beberapa supermarket telah menaikkan harga rokok, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo ini menegaskan bahwa itu hanyalah aksi para spekulan saja. Sebab, para pengusaha saat ini masih menunggu langkah dari Kementerian Keuangan terkait hal tersebut.

"Enggak ada. Ini cuma spekulan saja. Saya sudah cek juga kok, enggak naik. Mereka masih menunggu dan semua tentu memberikan data kepada Kemenkeu," tandasnya.

Editor
: Agusri
Sumber
: Sindonews.com
Tag:Rokok
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)