Gas Langka, Disperindag Turun ke Warung Pengecer

datariau.com
828 view
Gas Langka, Disperindag Turun ke Warung Pengecer
Disperindag saat mengunjungi salah satu warung yang menjual elpiji eceran.

PEKANBARU, datariau.com - Pangkalan elpiji di Kota Pekanbaru beberapa waktu ini kosong, sementara di warung-warung pengecer, tabung melon itu banyak stok dan dijual dengan harga mahal mencapai Rp24 ribu.

Atas kondisi ini, Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar menggelar inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Kecamatan Sukajadi.

"Benar hari ini kami melakukan sidak kedai-kedai yang menjual gas 3 kilogram di jalan Dagang, Kh Ahmad Dahlan, Rajawali, Nangka dan sekitaranya. Hasilnya kita menjumpai pedagang yang jual gas diatas HET. Kisarannya antara Rp 22 ribu hingga Rp 24 ribu," ujar Kepala Bidang Perdagangan, Mas Irba Sulaiman, Senin (11/9/2017).

Sayangnya sidak yang dilakukan Disprindag hari ini terkesan gantung karena hasil yang didapat tidak sesuai dengan yang diinginkan.

"Kita sudah tanyai semua kedai-kedai yang jual gas melon, mereka mengaku bukan mengambil dari pangkalan. Tapi mereka dititipi oleh motor keranjang yang mengambil gas dari pangkalan. Saat ini kita tidak mengetahui pangkalan mana yang berbuat seperti ini. Ini akan kita telusuri sampai tuntas," tegas Irba.

Ditanya soal sanksi, Irba menegaskan berdasarkan intruksi Walikota Pekanbaru jika menemui pangkalan yang bermain sanksinya ditutup dan izinnya dicabut.

"Khusus untuk pemilik kedai yang menjual gas 3 kg, pihaknya memberikan surat peringatan keras untuk tidak menjual gas lagi karena itu pidana. Ingat distribusi gas 3kg itu hanya sampai di pangkalan, " singkatnya.

Editor
: Riki
Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)