Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Riau Taja Pelatihan Pembuatan Souvenir Khas Melayu

datariau.com
2.125 view
Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Provinsi Riau Taja Pelatihan Pembuatan Souvenir Khas Melayu
Myus
Dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Provinsi Riau, Dinas Pariwisata Riau mengundang pelaku ekonomi kreatif (ekraf), khusus pengrajin souvenir kabupaten dan kota.

PEKANBARU, datariau.com - Dalam mengembangkan ekonomi kreatif di Provinsi Riau, Dinas Pariwisata Riau mengundang pelaku ekonomi kreatif (ekraf), khusus pengrajin souvenir kabupaten dan kota.

Dimana, empat orang perwakilan dari masing-masing kabupaten/kota se-Riau mengikuti Pelatihan Pembuatan Kerajinan Souvenir Khas Riau pada 26-31 Oktober 2017 di Hotel Royal Asnof Pekanbaru.

Dalam acara Pelatihan Pembuatan Kerajinan Suovenir Khas Riau tersebut, dibuka oleh Sekretaris Dispar Riau Bambang Rusdianto pada Kamis (26/10/2017) lalu.

Dalam sambutannya, Bambang menyampaikan bahwa Dispar Riau sangat serius mengembangkan dunia ekonomi kreatif sebagai bagian dari pengembangan wisata di negeri berjuluk 'Lancang Kuning' ini.

Karenanya, Dispar menghadirkan narasumber yang berkompeten seperti Fabianus H Koesoemadinata asal IKJ dan Drs Adi Purnama dari SMKN 4 Pekanbaru.

Seluruh peserta setelah mendapat pembekalan sebagai acuan pengembangan wawasan, juga langsung dibimbing secara praktik di SMKN 4 Pekanbaru selama beberapa hari.

Setelah itu, barulah hasil pelatihan dan souvenir yang sudah dihasilkan oleh pelaku ekraf di daerahnya dipamerkan di Mall SKA Pekanbaru hingga 30 Oktober 2017 mendatang.  

"Adapun peserta yang mengikuti Pelatihan Pembuatan Souvenir Khas Riau ini rata-rata 95 persen sudah memiliki usaha Sovenir," ujar Bambang.

Fabianus H Koesoemadinata asal IKJ, salah satu narasumber pelatihan memberikan wawasan kepada para peserta dengan materi yang ringan. Ia memberikan contoh-contoh menggunakan layar peraga. Suasana terasa begitu akrab dan peserta mengaku dapat menangkap materi dengan mudah.

"Untuk membuat sesuatu, kita harus mengetahui terlebih dahulu apa yang kita punya," ungkap Fabianus.

Selaku narasumber, Fabianus terus memberikan wawasan dan pemahaman tentang tradisi sebagai kekayaan Indonesia.

Dikatakannya, Indonesia itu sangat kaya dan kekayaan tersebut sangat bermanfaat bagi kehidupan.

"Ambillah hal positif dalam tradisi, sebab apa yang ada saat ini terutama seni adalah hasil proses dan ujicoba yang berulang-ulang oleh para leluhur kita," ungkap Fabianus.

Penulis
: Myus
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)