[VIDEO] Polda Riau Tangkap Pria yang Bunuh dan Kubur Istri dalam Septic Tank

Admin
228 view
[VIDEO] Polda Riau Tangkap Pria yang Bunuh dan Kubur Istri dalam Septic Tank

PEKANBARU, datariau.com - Tim gabungan Polda Riau berhasil meringkus seorang pria berinisial A.I.P, pelaku yang membunuh Siti Hamidah (31 tahun) yang merupakan istrinya sendiri, pada Jumat (21/5/2021) lalu, di Perumahan Griya Sakti, Jalan Garuda Sakti Km 09, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.

Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi saat menggelar konferensi pers di halaman Mapolda Riau, didampingi Wakapolda Riau Brigjen Tabana Bangun, Dirkrimum Polda Riau Kombes Teddy Ristiawan, Kabid Humas Kombes Sunarto dan Kapolres Kampar AKBP M Kholid, Rabu (23/Juni/2021) menjelaskan, bahwa tersangka berhasil ditangkap di sebuah gudang kelapa yang berada di daerah Desa Patian, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Provinsi Jawa Timur pada Selasa (22/Juni/2021) kemarin.

Tersangka A.I.P mengaku tega membunuh istrinya sendiri karena cemburu buta dan menuduh korban pacaran dengan orang lain tanpa bukti.

Sebelumnya tersangka cekcok dengan korban kemudian tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban dengan cara memiting leher korban saat bertengkar di dapur rumahnya, setelah korban lemas tersangka mengangkat korban dan membawa ke kamar, walaupun korban kelihatan lemas, tersangka terus melakukan aksinya dengan membekap mulut wanita yang pernah dia pinang di depan penghulu itu dengan menggunakan bantal sampai korban meninggal dunia. Setelah itu tersangka mengubur korban di samping septic tank rumahnya.

Dari kejadian tersebut, polisi berhasil menyita Barang Bukti satu unit Sepeda Motor N-Max warna biru BM 2339 AAQ milik tersangka, satu bentuk cincin emas milik korban dan satu bentuk gelang emas milik korban yang dibawa tersangka, satu unit handphone merk Samsung A10S warna hitam milik korban yang dibawa tersangka, dua unit handphone milik tersangka merk Nokia warna hitam dan Xiaomi warna hitam, satu buah cangkul yang digunakan untuk mengubur korban, pakaian pada jenazah korban, satu helai celana warna merah, satu helai baju dress, dan satu pasang pakaian dalam.

Terhadap tersangka dijerat dengan pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.