PEKANBARU, datariau.com - Hutan dan taman kota di Pekanbaru menjadi tempat favorit pasangan muda mudi untuk berpacaran. DPRD menyarankan agar di lokasi ini dibangun pos pengamanan yang akan menertibkan pasangan yang berbuat asusila.
"Aksi muda-mudi yang menyalahgunakan tempat tersebut sudah sangat meresahkan masyarakat. Untuk itu kami minta kepada pihak Pemko Pekanbaru bersama dengan intansi terkait segera ambil tindakan. Bila perlu dirikan pos yang bertujuan untuk memantau dan mengawasi kegiatan muda-mudi di sana," ungkap Anggota Komisi I DPRD Kota Pekanbaru Yose Saputra, Jumat (29/5/2015).
Dijelaskan politisi Partai Golkar ini, keberadaan taman dan hutan kota di Pekanbaru merupakan tempat masyarakat untuk berekreasi. Sehingga ketika ada perbuatan tidak baik dilakukan pasangan muda mudi maka akan merusak pemandangan yang seharusnya tidak dipertontonkan kepada anak-anak.
"Memang kita lihat beberapa orang kerap menyalahgunakan tempat tersebuat diantaranya adalah para muda-mudi. Untuk itu kita meminta kepada pemerintah melalui Satpol PP untuk segera melakukan penertiban dan lebih meningkatkan pengawasan di lokasi ini karena sangat mengganggu pemandangan bercumbu di depan umum," ujar Yose.
Pekanbaru, kata Yose, merupakan kota yang berbudaya melayu, bukan budaya barat yang mana setiap orang bisa bebas bercumbu di depan umum. Maka kepada Satpol PP diminta menegakkan aturan yang telah ada dimana setiap orang yang berpacaran di depan umum dapat dikenakkan sanksi.
"Maka untuk mengawasi aksi tidak senonoh ini, perlu ada pos untuk petugas berjaga di sana. Setelah dibangun jangan dibiarkan begitu saja, tapi tempatkan petugas di sana selama 24 jam untuk berjaga," saran Yose.
Kepada orangtua, Yose meminta agar ikut aktif mengawasi anak-anaknya. Selain pengawasan juga penting untuk diberikan pemahaman kepada anak tentang norma sosial yang harus dijaga.
"Arahkan anak untuk melakukan kegiatan positif seperti olahraga dan lain sebagainya. Untuk masyarakat sekitar jika melihat ada penyimpangan langsung laporkan agar ada efek jera bagi mereka yang melakukan tindak asusila ini. Memang kita prihatin melihat pergaulan anak-anak sekarang," pungkasnya. (umm)