Masih Banyak Pencaker Dari Pekanbaru yang Salah Bikin Surat Lamaran Kerja

988 view
Masih Banyak Pencaker Dari Pekanbaru yang Salah Bikin Surat Lamaran Kerja
Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Fikri Wahyudi Hamdani SSos.
PEKANBARU, datariau.com - Pemerintah Kota Pekanbaru diminta untuk mempersiapkan diri untuk menghadapi kegiatan perekonomian bebas yang saat ini disebut dengan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Salah satunya yang harus disiapkan oleh pemerintah adalah mempersiapkan tenaga kerja (naker) yang terampil dan siap terjun ke dunia kerja. Pembinaan dan bimbingan bagi masyarakat Pekanbaru untuk menghadapi MEA harus dimulai dari dunia pendidikan, terutama di tingkat SLTA atau sekolah kejuruan.

"Dari sisi yang kecil saja kita melihat masih minimnya pengetahuan para pencari kerja untuk membuatan surat lamaran kerja, soal disiplin kerja sampai kepada etika kerja dan etika saat melakukan wawancara kerja, ini perlu diberikan bimbingan dan pembinaan di bangku pendidikan," kata Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Fikri Wahyudi Hamdani SSos, Selasa (27/10/2015).

Fikri melihat selama ini banyak pencari tenaga kerja yang tidak diterima oleh sebuah perusahaan pada umumnya kurangnya keterampilan mereka dalam mengisi surat lamaran serta etika dalam sesi wawancara.

"Bagaimana mereka bisa diterima perusahaan jika membuat surat lamaran saja salah, dan ini banyak kejadian. Dan ini tentunya tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan oleh sekolah," terang Fikri.

Untuk itu, Politisi NasDem ini berhadap kedepan Dinas Pendidikan khususnya di lingkungan Pemko Pekanbaru dapat memberikan pembinaan agar para lulusan SLTA, kejuruan dan juga lulusan perguruan tinggi saat masih duduk di bangku pendidikan sudah memahami prosedur standar yang ada sehingga dalam menyongsong MEA kedepan para pencari kerja sudah siap 100 persen.

"Ini harus menjadi perhatian kita bersama dalam mempersiapkan sumber daya manusia kita yang handal," pungkasnya. (zfk)

Tag:kerja
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)