Korban DBD Berjatuhan, DPRD Minta Kadiskes Pekanbaru Dievaluasi

1.317 view
Korban DBD Berjatuhan, DPRD Minta Kadiskes Pekanbaru Dievaluasi
Ilustrasi.
PEKANBARU, datariau.com - Korban Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Pekanbaru terus berjatuhan, kali ini menimpa salah satu warga RT02 RW02 Kelurahan Pesisir Kecamatan Limapuluh kota Pekanbaru atas nama Azizah usia 20 tahun, sampai saat ini terbaring akibat penyakit demam berdarah yang dideritanya.

Menurut keterangan orangtua Azizah yang akrab dipanggil Elok, anaknya saat ini sudah terindikasi terjangkit demam berdarah, berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak RS Santa Maria, tempat dimana anaknya dirawat.

"Sejak Kamis kemaren anak saya dirawat di rumah sakit Santa Maria dan akhirnya kita pulang ke rumah karena tidak ada biaya," ujar Elok, Selasa (1/12/2015).

Sementara itu, Elok juga memaparkan bahwa sejauh ini belum ada bantuan dari Diskes baik berupa fogging dan obatan kepada anaknya.

Menanggapi hal tersebut, membuat Anggota DPRD Kota Pekanbaru H Fatullah meradang. Pasalnya selama ini Diskes sudah diwanti-wanti namun kenyataannya tetap kurang tanggap dengan musibah penyakit demam berdarah yang diderita oleh masyarakat.

"Jangan ada korban meninggal dunia baru Diskes Pekanbaru sibuk. Sejauh ini kita menilai Diskes tidak ada tanggapan dan respon terhadap warga yang terkena musibah penyakit demam berdarah. Kalau memang Diskes tidak sanggup mengatasi persoalan DBD yang lagi marak terjadi di kota Pekanbaru maka lebih baik mundur saja," tegas Fatullah.

Sejauh ini, lanjut Fatullah, Diskes dinilai tidak ada melakukan sosialisasi akan bahaya DBD kepada masyarakat khususnya di Kecamatan Limapuluh Kelurahan Pesisir.

"Disamping itu, saya tetap ingatkan kepada masyarakat berhati-hati akan bahaya DBD yang mengintai kepada kita semua, jagalah lingkungan dan kebersihan lingkungan dan perkarangan rumah," pungkas Fatullah.

Kumpulan berita DPRD Kota Pekanbaru, klik (Disini) atau bisa juga (Disini)

(pwt)

JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)