Hasil Rapat Komisi III DPRD Kota Pekanbaru dengan Chevron

1.506 view
Hasil Rapat Komisi III DPRD Kota Pekanbaru dengan Chevron
Suasana pertemuan Komisi III dengan Disdik dan Chevron. (foto: ast)
PEKANBARU, datariau.com - Komisi III DPRD Kota Pekanbaru melakukan hearing dengan Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru dan PT Cevron, Senin (24/11/2014). Dalam hering ini, Komisi III DPRD Pekanbaru membicarakan soal pembangunan sekolah SMAN 3 pasca dilanda kebakaran pada awal bulan kemarin.

Sebagaimana pembicaraan dalam hearing tersebut, pembangunan gedung SMAN 3 Kota Pekanbaru, yang terletak di Jalan Yos Sudarso Rumbai, sampai saat ini belum diketahui anggaran yang akan digunakan untuk membangunnya. Sehingga, DPRD Pekanbaru mencoba memfasilitasi dengan pihak ketiga yakni PT Chevron.

Di hadapan Anggota Komisi III, Chevron menyatakan siap berkomitmen membangun sekolah yang terbakar tersebut, namun tetap menunggu bagaimana kebijakan pemerintah.

"Artinnya belum ada keputusan dari pihak PT Cevron, sebelum ada kejelasan dari pemerintah dalam membangun sekolah tersebut," kata Ketua Komisi III DPRD Nofrizal, usai melakukan hearing.

Dikatakan Nofrizal, DPRD Pekanbaru berharap jika pembangunan sekolah tersebut mendapatkan kejelasan, mengingat anggaran untuk pembangunan sekolah belum ada di APBD tahun 2015, sementara proses belajar belajar perlu jika tidak terganggu.

"Kita berharap agar pembangunan ini segera dilakukan agar proses belajar belajar untuk siswa tidak terkendala. Maka dari itu kita mengundang PT Cevron agar dapat melakukan pembangunan sebagaimana sekolah tersebut dulunya juga dibangun oleh Chevron," kata Nofrizal lagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Zulfadil, kepada wartawan usai hearing mengatakan, jika sejauh ini yang paling penting yakni mengenai proses belajar mengajar bagi pelajar SMAN 3 harus tetap berjalan seperti bisa. Dimana kata Kadisdik, satu hari pasca terjadinya kebakaran siswa telah aktif belajar karena seluruh warga sekolah dipindahkan ke SMPN 6 Rumbai.

"Yang jelas siswa dalam proses belajar mengajar tetap berjalan dan tidak terganggu, dan itu yang paling penting. Artinya proses belajar itu tetap berkwalitas meskipun sementara siswa menumpang di bangunan SMP 6," kata Zulfadil.

Selain itu, kata Zulfadil, mengenai kelanjutan pembangunan sekolah hingga saat ini Disdik belum dapat memastikan bagaimana proses selanjutnya, karena dalam pembangunan tersebut Pemko tengah mencarikan solusi bagaimana pembangunan ini dapat terlaksana.

Sementara perwakilan dari pihak Chevron, Sainur, pada kesempatan itu menuturkan bahwa pihaknya sangat senang dilibatkan dalam pembahasan pembangunan SMAN 3 Pekanbaru.

"Kita dipanggil dalam hering merasa sangat senang, dan selanjutnya saat ini kami ingin tahu apa rencana pemerintah, karena kita harus tahu dulu rencana pemerintah. Karena dalam membangun sekolah ini secara interen di Chevron tentu perlu pembahasan juga," ujar Sainur.

Seperti diketahui, lahan tempat SMAN 3 Pekanbaru berdiri selama ini merupakan milik Chevron dan bangunan sekolah dahulunya juga bantuan Chevron. Namun, lahan tersebut belum ada serah terima oleh Chevron kepada Pemerintah Kota Pekanbaru sehingga Pemko Pekanbaru terkendala utuk penganggarannya. (jhb)
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)