PEKANBARU, datariau.com - Anggota DPRD Kota Pekanbaru H Fatullah meminta pihak aparat tingkat lurah seperti RT dan RW kota Pekanbaru, untuk betul-betul melakukan pendataan kepada masyarakat yang memang layak mendapatkan beras raskin.
"Ini perlu dilakukan pendataan ulang, karena kita sangat menyayangkan masih adanya pihak RT dan RW merasa pilih kasih terhadap penerima beras raskin yang sudah menjadi program pemerintah. Seharusnya mereka (RT dan RW) melakukan pendataan dari rumah kerumah masyarakat sehingga dapat diketahui secara jelas apakah masyarakat yang didata tersebut berhak mendapatkan beras raskin atau tidak layik," ujar Fatullah, Sabtu (12/12/2015).
Dikatakan politisi Gerindra ini, beberapa masyarakat telah melaporkan bahwa ada warga yang seharusnya dan sebelumnya menerima, kini tidak pernah lagi mendapatkan beras raskin tersebut.
"Hal ini sangat kita sayangkan dengan ketidakakuratan data. Sehingga banyak kalangan dari masyarakat merasa pilih kasih memberikan beras raskin. Seharusnya masyarakat yang berhak menerima beras raskin adalah masyarakat yang kurang mampu atau kepala keluarga yang tidak memiliki pekerjaan tetap dan gaji tetap. Masak penduduk asli Pekanbaru atau yang sudah lama tinggal di Pekanbaru tidak dapat raskin, kan aneh," ujar Fatullah.
Malahan kata Fatullah, adanya informasi jika masyarakat mampu masih ditemukan menerima beras raskin. "Saya menilai pembagian raskin perlu didata ulang kembali," tegas Fatullah.
Kedepan katanya, pihak lurah juga perlu untuk dapat menginstruksikan kepada aparatnya melakukan pendataan ulang kembali agar penerima beras raskin betul-betul tersalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya.
"Saya contohkan saja satu kasus dimana ada masyarakat Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Senapelan, yang minta namanya dirahasiakan mengaku sebelumnya mendapatkan beras raskin. Namun sekarang dia tidak pernah mendapatkan beras raskin lagi padahal ekonominya masih sama seperti yang dulu," terang Fatullah.
Untuk itu Fatullah berharap agar Pemerintah Kota Pekanbaru bisa lebih perhatian mana masyarakat yang berhak menerima raskin dan mana yang tidak. "Jika ini terus berlangsung, maka tidak salah jika anggapan kita bahwa Pemko tidak tanggap terhadap warganya," pungkas Fatullah.
Jangan ketinggalan perkembangan berita ini. Klik (Disini) atau (Disini)(msf)