Takut Kena Razia, Seorang Pelajar Nekat Tabrak Polantas

datariau.com
75.120 view
Takut Kena Razia, Seorang Pelajar Nekat Tabrak Polantas
ilustrasi

SUKABUMI, datariau.com - Bripka Sofyan, anggota polisi lalu lintas (Polantas) Polres Sukabumi, terkapar setelah ditabrak pelajar berinisial RD (16) siswa kelas 1 SMA di Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat. Sofyan pun mengalami patah kaki.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Senin (23/5/2016). RD diduga nekat menabrakkan kendaraannya karena berusaha menghindar saat akan dirazia petugas yang tengah menggelar operasi Patuh Lodaya.

"Bripka Sofyan mengalami patah tulang di bagian kakinya akibat kerasnya benturan. Saat ini masih dalam perawatan medis di RS Kartika, Cibadak," kata Kapolres Sukabumi, AKBP M Ngajib.

Kronologi kejadian tersebut bermula saat Bripka Sofyan tengah menggelar operasi Patuh Lodaya di Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Cibadak. Saat melintas, RD mengendarai motor Yamaha Mio bernomor polisi F 6126 U dari arah Cikembar menuju Cibadak dengan kecepatan tinggi.

"Saat itu ada dua petugas yaitu Briptu Iman dan Aiptu Joko yang mencoba menghentikan kendaraan yang dikemudikan RD. Namun RD berhasil menghindar, melihat hal itu Bripka Sofyan ikut berusaha menghentikan kendaraan tersebut. Entah karena panik atau takut RD malah menabrakkan kendaraannya dan membuat Bripka Sofyan terpental," lanjut Ngajib.

Ditambahkan Ngajib, sebenarnya dari kejauhan sudah ada papan pemberitahuan kalau di lokasi tersebut digelar razia operasi Patuh Lodaya. Mungkin karena ketakutan, RD malah berupaya menghindar dan menambah kecepatan motornya.

"Saat ini RD masih menjalani pemeriksaan di unit laka lantas Polres Sukabumi. RD sendiri hanya mengalami luka ringan," tandas Ngajib.

Editor
: Riki
Sumber
: Detik.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)