Presiden Jokowi: Indonesia dan Saudi Dipersatukan Islam dan Persaudaraan

datariau.com
2.156 view
Presiden Jokowi: Indonesia dan Saudi Dipersatukan Islam dan Persaudaraan
Detik.com

BOGOR, datariau.com - Presiden Joko Widodo memuji hubungan Indonesia dengan Arab Saudi. Jokowi berharap kunjungan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dapat meningkatkan hubungan kedua negara.

"Indonesia dan Arab Saudi adalah dua negara besar yang memiliki pengaruh penting di kawasan. Sudah selayaknya dua negara kita dapat terus meningkatkan kerja sama baik dalam konteks bilateral maupun internasional," ujar Jokowi dalam sambutan pengantar usai jamuan makan siang di Istana Bogor, Rabu (1/3/2017).

Saudi menurut Jokowi punya posisi penting bagi Indonesia. Saudi menjadi satu dari tujuh negara pertama yang memberi pengakuan terhadap kemerdekaan Indonesia pada tahun 1947. Apalagi kedua negara sama-sama memiliki ikatan khusus dengan latar Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia.

"Kunjungan Sri Baginda Raja ini menjadi titik tolak bagi peningkatan hubungan Indonesia dan Arab Saudi yang dipersatukan oleh Islam, oleh persaudaraan, dan hubungan yang saling menguntungkan," sambung Jokowi.

Tak lupa Jokowi menyampaikan doa bagi Raja Salman dan keluarga Kerajaan Saudi.

"Kami ingin mendoakan semoga Sri Baginda Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud Khadimul Haramain, segenap keluarga kerajaan, dan seluruh rakyat Arab Saudi senatiasa dianugerahi kesehatan, kebahagiaan, dan dilindungi dalam kebaikan oleh Allah Subahanahu wa Ta'ala," tutur Jokowi.

Harapan yang sama juga diutarakan Raja Salman saat memberikan sambutan. Dia berharap peningkatan hubungan dapat terealisasi dalam waktu kunjungannya ke Indonesia.

"Seraya berdoa kepada Allah Subahanahu wa Ta'ala semoga kunjungan ini dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan hubungan bilateral antara kedua negara kita di berbagai bidang dan dapat mencapai berbagai keinginan dan harapan kedua bangsa kita yang bersahabat," ujar Raja Salman.

Editor
: Adi
Sumber
: Detik.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)