Pekanbaru Kekurangan Guru, DPRD Usulkan Disdik Segera Angkat Guru Komite Menjadi GTT

datariau.com
789 view
Pekanbaru Kekurangan Guru, DPRD Usulkan Disdik Segera Angkat Guru Komite Menjadi GTT
dok.
H Marlis Kasim.

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Marlis Kasim menilai anggaran pendidikan di Kota Pekanbaru saat ini tidak tepat sasaran. Sesuai dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional, pemerintah daerah wajib memberikan layanan dan kemudahan serta menjamin terselenggaranya mutu pendidikan.

Hal itu dikuatkan dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor: 013/PUU-VI/2008. Dimana, pemerintah harus menyediakan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN dan APBD untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan.

"Anggaran pendidikan sudah jelas harus di atas 20 persen. Mengapa tidak diprioritaskan sesuai dengan visi misi dari Walikota Pekanbaru, melakukan kesejahteraan di bidang pendidikan. Harusnya itu wajib dilaksanakan," tegas Marlis Kasim, Senin (10/10/2016).

Terkait keluarnya statmen dari Disdik Pekanbaru membeberkan saat ini Pekanbaru kekurangan guru dikarenakan banyak guru yang masuk usia pensiun di tahun 2017 mendatang, dikatakan Marlis bahwa Pemko melalui Dinas Pendidikan harus melakukan pemetaan dalam menampung kebutuhan guru saat ini. Politisi PKB ini mengaku pemetaan dan kebutuhan guru di setiap sekolah harus jelas.

"Kalau memang guru dibutuhkan dari tingkat SD dan SMP, maka menurut kami Pemko Pekanbaru perlu mengusulkan ke Pemerintah Pusat untuk tenaga guru komite menjadi Guru Tidak Tetap (GTT)," sebut Marlis.

Marlis juga menyentil persoalan yang ada saat ini yakni status guru komite masih simpang siur dan tidak jelas. Sementara Kota Pekanbaru kekurangan guru. Mestinya, Disdik melakukan jemput bola dan mengusulkan melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Indonesia (KemenPAN-RB) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI untuk mencabut moratorium CPNS.

"Sepanjang itu butuh tidak ada salahnya diusulkan ke pemerintah pusat. Persoalan anggaran, saya rasa APBD kita ada, kita hitung nanti, kan bisa dengan mengurangi kebutuhan yang lain. Bagaimanapun pendidikan harus diutamakan," pungkasnya.

Sebelumnya, Disdik Pekanbaru menyebutkan bahwa Kota Pekanbaru saat ini kekurangan guru. Hal itu disebabkan banyaknya yang tengah masuk pensiun di tahun 2017.

Kekurangan itu mayoritas berasal dari guru SD, agama dan olahraga. Persoalannya karena saat ini tidak ada guru diangkat menjadi PNS hal itu dikarenakan alokasi anggaran di pemerintah dan sekolah tidak memadai. Berdasarkan data yang ada, saat ini jumlah GTT sebanyak 210 orang, guru bantu 507 orang dan guru komite sebanyak 1.300 orang.

Penulis
: Riki
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)