Merasa Terancam, Anggota DPRD Minta Densus 88 Turun ke Riau

datariau.com
1.625 view
Merasa Terancam, Anggota DPRD Minta Densus 88 Turun ke Riau

PEKANBARU, datariau.com - Komisi I DPRD Riau anggap insiden pelemparan bom molotov di rumah pribadi salah seorang anggota DPRD Riau, Supriati sudah masuk dalam kategori teror. Densus 88 anti teror pun diminta untuk turun dalam menyelesaikan insiden ini.

 

"Kejadian ini harus diatensi betul oleh Polda Riau. Karena ini sudah masuk dalam lingkup teror. Kalau perlu, Densus 88 diturunkan," kata Taufik Arrakhman, Wakil Ketua Komisi I kepada wartawan, Selasa (3/10/2017).

 

Selama ini sebutnya, aksi teror bom molotov sering terjadi di Riau. Namun pihaknya tidak pernah mendengar tindaklanjut serta proses hukum atas insiden tersebut. Kali ini pihak kepolisian diminta untuk menjadikan insiden ini sebagai kasus yang serius untuk diselesaikan.

 

Lebih lanjut ia mengatakan, jika insiden pelemparan bom molotov tidak diselesaikan segera, maka dikhawatirkan bakal banyak anggota dewan yang tidak berani bicara dalam menyuarakan aspirasi masyarakat. 

 

"Dewan digaji untuk bicara. Kalau ini terjadi terus, anggota dewan akan takut dan merasa tidak nyaman, akhirnya tak berani bersuara. Ini tentunya juga akan merusak alam demokrasi," tegasnya.

 

Seperti yang diketahui, tadi pagi, rumah pribadi Supriati dilempar bom molotov oleh orang yang tidak dikenal.

Sumber
: Riauterkini.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)