Kasus Biaya Ambulan Rp8 Juta di Puskesmas Lirik Sampai ke Telinga DPRD Riau, Ini Tanggapannya..

datariau.com
3.168 view
Kasus Biaya Ambulan Rp8 Juta di Puskesmas Lirik Sampai ke Telinga DPRD Riau, Ini Tanggapannya..
Heri
Anggota DPRD Provinsi Riau Yulisman SSi.

RENGAT, datariau.com - Adanya pemasangan tarif biaya ambulan untuk pengantaran jenazah di Puskesmas Lirik mencapai Rp8 juta memang membuat heboh, berita ini ternyata juga sampai ke Anggota DPRD Riau.

Awalnya Bupati Inhu juga dibuat geram atas kelakuan oknum di Puskesmas Lirik ini. Bahkan bupati secara tegas sudah memerintahkan pihak yang bertanggung jawab untuk langsung memecat petugas tersebut.

Tanggapan juga disampaikan Anggota DPRD Provinsi Riau Yulisman SSi. Dia menyebut bahwa atas kejadian ini membuat malu Kecamatan Lirik secara khusus dan Provinsi Riau secara umumnya yang selama ini dikenal sebagai negeri melayu yang kental dengan adat istiadat.

"Ini adalah contoh yang tidak baik, kita minta Kepala Dinas Kesehatan Inhu untuk segera mengevaluasi puskesmas-puskemas lain yang ada di Kabupaten Inhu, dan hal seperti itu bisa saja terjadi dengan Puskesmas lainnya, karena belum terungkap saja," kata  Yulisman saat berbincang dengan datariau.com di kantor Camat Pasir Penyu, Jumat (27/1/2017) usai rapat pembahasan pelebaran jalan.

Dengan terjadinya hal tersebut, selain evaluasi puskemasnya, Yulisman juga meminta Kepala Diskes Inhu mengevaluasi pegawai lainnya dan juga dokter yang bertanggujawab di puskesmas terkait.

"Apalagi yang meminta harga semahal itu hanya seorang honorer, ini serasa tidak masuk akal, seorang perawat honorer bisa memberikan keputusan. Semua ini terjadi menurut saya akibat kurangnya pengawasan dari Diskes, Inspektorat dan juga bagian Asset. Seharusnya mereka melakukan pengawasan yang lebih agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi," sebutnya.

Yulisman juga mengaku setuju dengan keputusan Bupati Inhu dengan memecat atau merumahkan perawat tenaga honorer yang telah melakukan kesalahan tersebut.

"Karena kalau tidak diberikan sanksi seperti itu nantinya, banyak para tenaga honorer maupun pegawai yang manfaatkan kesempatan disaat pimpinan mereka tidak di tempat," tutup Yulisman.

Penulis
: Heri
Editor
: Adi
Sumber
: Datariau.com
Tag:ambulan
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)