PEKANBARU, datariau.com - Ratusan masyarakat RW kelurahan Jati Rejo, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru hadir memadati agenda reses Anggota DPRD kota Pekanbaru, Roem Diani Dewi SH MM, Rabu (14/3/2018) pagi.
Reses hari pertama Roem Diani Dewi dilaksanakan di Kelurahan Jatirejo disambut antusias oleh masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi. Aspirasi yang terbanyak dikeluhkan oleh masyarakat yakni minimnya peralatan atau fasilitas penunjang di setiap posyandu di kelurahan Jatirejo.
Turut hadir dalam reses ini Lurah Jatirejo Efri Budianti, Ketua RW 04 Afrizal dan para tokoh masyarakat.
Yunita, salah seoarang kader Posyandu Lansia di Jalan Utama, RW 02 mengeluhkan tidak adanya timbangan untuk para lansia yang setiap kali melakukan pengecekan ke posyandu dan terpaksa harus meminjam ke tempat lain.
"Ada 25 sampai 20 lansia yang kami tangani setiap bulannya, tapi itulah buk kami sangat terkendala sekali dengan tidak adanya alat timbang dan harus minjam ke posyandu lain setiap bulan, kami sudah sampaikan beberapa kali ke pihak terkait tapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda, makanya kepada buk Roem kami berharap bantuannya," ungkap Yunita, Kader Posyandu Lansia, menyampaikan aspirasinya.
Hal senada juga disampaikan oleh Desmawati, Kader Posyandu di RW 03 ini mengeluhkan kekurangan fasilitas posyandu seperti kursi, minimnya keuangan untuk membuat makanan pendamping bagi bayi dan anak.
"Kalau untuk membuat menu pendamping asi bagi balita kami sedikit kelabakan, karena jika berharap dengan bantuan sukarela dari masyarakat atau orang tua bayi dan anak sangat sulit," terangnya.
Menjawab persoalan tersebut, Roem Diani Dewi dari daerah pemilihan I yang meliputi Kecamatan Sukajadi, Senapelan, Pekanbaru Kota, dan Limapuluh ini mengatakan, bahwa persoalan yang sedang dihadapi para kader posyandu tersebut terjadi di seluruh Posyandu di Kota Pekanbaru.
Jika megharapkan dari satu sisi saja seperti pemerintah, politisi PKS ini menilai memang tidak bisa terakomodir semua aspirasi masyarakat, tetapi yang jelas, aspirasi masyarakat yang bersifat mendasar seperti kebutuhan fasilitas dan peralatan di Posyandu bisa diakomodir oleh pihaknya pribadi.
"Memang rata-rata keluhan warga disini masih terkait kekurangan fasilitas dan kebutuhan dasar Posyandu, dan kondisi ini kita sampaikan memang terjadi hampir seluruh posyandu yang ada," ungkap Roem.
Sementara itu, Roem juga menyinggung soal keluhan kader Posyandu dimana mengeluhkan soal dana insentif yang berkurang.

"Kita akui bahwa saat ini APBD kita jauh merosot, dan dengan berat hati memang ada honor THL yang dikurangi dan berimbas juga kepada para kader posyansu dan sebagainya, namun tentunya kita tidak boleh berpangku di satu sisi saja, kita sebagai masyarakat juga harus kreatif mencari dana tambahan terutama buat kadar posyandu yang membutuhkan berbagai keperluan, entah itu mengadakan bank sampah yang bernilai rupiah atau yang lainnya, tentu kita sangat dukung, namun untuk saat ini saya pribadi siap membantu ibu-ibu untuk memenuhi keperluan di posyandu yang ada dikelurahan Jatirejo ini," pungkas Roem.
Bahkan dalam reses itu juga, sedikitnya ada empat posyandu yang mendapat bantuan langsung oleh Roem Diani Dewi untuk melengkapi kebutuhan dasar Posyandu.