Heboh Broadcast Isu Wahabi dengan Mencatut Nama MUI Ternyata Hoax

datariau.com
1.518 view
Heboh Broadcast Isu Wahabi dengan Mencatut Nama MUI Ternyata Hoax
Ilustrasi.

JAKARTA, datariau.com - Beberapa waktu lalu jagat sosial media dihebohkan dengan beredarnya Broadcast (pesan berantai) yang berisikan nama-nama ustadz wahabi yang dianggap berbahaya. Broadcast yang beredar di grup-grup Whatssap tersebut mengatasnamakan MUI dan katanya telah ditembuskan juga ke Humas Kementerian Agama.

Dalam Broadcast yang beredar, disebutkan dengan jelas nama beberapa ustadz yang mereka anggap berbahaya. Tidak jelas dari mana pesan itu berawal, namun sangat nyeleneh karena mereka yang dinilai sesat oleh pembuat pesan berantai itu sangat tidak masuk akal, karena di dalamnya termasuk pula nama Musa Hafidz Cilik (masih berusia 8 tahun) yang dikategorikan sebagai ustadz berbahaya. Padahal dia hafidz cilik yang telah mengharumkan nama Indonesia karena juara membaca al Quran tingkat internasional.

Menyikapi hal itu, pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) ikut memberikan tanggapan dan bantahan. Kepada redaksi Fokus Islam, Kepala Sekretariat MUI Pusat, H Muh Isa Anshary MA mengatakan bahwa selama ini MUI tidak pernah mengeluarkan surat edaran yang menyatakan bahwa ada sejumlah nama ustadz yang dianggap berbahaya dan terkait dengan isu Wahabi.

"Jadi, tidak benar itu. Kalau ada surat selebaran itu berarti bukan resmi dari MUI," kata Muh Isa Anshari MA di Gedung MUI Pusat, Jl Proklamasi, Menteng Jakarta, Senin (5/9/2016).

Lebih lanjut, ia juga mengatakan bahwa umat islam hendaklah bisa saling menjaga Ukhuwah Islamiyah. "Sesama umat Islam itu bersaudara, dimanapun kita berada," tambahnya lagi.

Ia juga menambahkan agar masyarakat jangan mudah percaya dan terprovokasi dengan isu-isu semacam ini. Ketika ada isu yang diragukan kebenarannya, hendaknya mengecek ke sumbernya secara langsung.

Sebelumnya, pihak MUI juga telah menerima surat dari Kantor Hukum Peduli Muslim & Associates yang meminta klarifikasi dan menanyakan tentang Broadcast yang mengatasnamakan MUI tersebut.

Karena itulah, agar isu tidak menjadi semakin liar, maka pihak MUI akan segera memberikan pernyataan resmi terkait beredarnya Broadcast yang meresahkan tersebut. Dengan adanya pernyataan resmi dari MUI, diharapkan masyarakat bisa mendapat informasi yang benar dan valid.

Umat Islam juga diharapkan tidak terpancing dengan isu Wahabi karena tidak ada satu pun ustadz di Indonesia maupun di mana saja yang Wahabi, sebab isu Wahabi hanya dimunculkan oleh kalangan pembenci Islam dan membuat Islam berpecah. Sasaran mereka adalah pengguna media sosial.

Editor
: Riki
Sumber
: Fokusislam.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)