DPRD Sarankan Pj Walikota Pekanbaru Audit Ulang Pasar Cikpuan

datariau.com
2.288 view
DPRD Sarankan Pj Walikota Pekanbaru Audit Ulang Pasar Cikpuan
doc.
Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE.

PEKANBARU, datariau.com - Setelah sekian tahun menunggu tanpa kepastian, akhirnya Pemerintahan Provinsi Riau telah memberi lampu hijau kepada Pemerintah Kota Pekanbaru terkait kelanjutan pembangunan Pasar Cikpuan yang mengkrak.

"Tentunya sangat bagus, inilah yang kita inginkan, kelanjutan pembangunan Pasar Cikpuan oleh Pemprov dan Pemko, terlebih kabarnya tanpa melalui pihak ketiga. Namun, pastinya semua ini harus ada realisasinya di lapangan, mulai dari status aset harus diperjelas, apakah aset nantinya untuk Pemko atau apabila dibangun akan menjadi aset kota serta pihak yang melakukan perawatan nantinya," kata Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri SE, Kamis (2/2/2017)..

Disamping itu, Azwendi juga berharap sebelum melakukan kelanjutan pembangunan Pasar Cikpuan tersebut harus dibuatkan terlebih dahulu standard operating procedure (SOP) terhadap pengelolaan pasar tersebut.

"Sebelum kelanjutan pembangunan harus ada SOP-nya terlebih dahulu, apakah Pasar Cikpuan akan dibuat menjadi Pasar Modern atau Pasar Terpadu anatara Pasar Tradisional dan Modern nantinya," ucapnya.

Terkait masalah anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan Pasar Cikpuan tersebut, Azwendi meminta agar anggaran yang telah digunakan sebelumnya dalam pembangunan pasar bisa diaudit terlebih dahulu, agar tidak terjadi temuan-temuan yang tidak sesuai di kemudian hari.

"Lakukan audit agar tidak menjadi omongan dan permasalahan. Audit bisa dilakukan malalui Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pemerintahan ataupun independen. Setelah itu barulah melanjutkan pembangunannya, dengan nilai anggaran pembangunannya yang dilanjutkan oleh Pemko dan Pemprov," tuturnya.

Jika bangunan pasar tersebut dibiarkan berlama-lama terbengkalai, tambah Azwendi, maka akan merusak wajah kota. "Ini harus segera direalisasi, jika ini dibarkan lama-lama akan merusak wajah Kota Pekanbaru," pungkasnya.

Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)