DPRD Pertanyakan Puluhan Miliar Uang APBD Pekanbaru Dikucurkan Untuk LPM

datariau.com
2.197 view
DPRD Pertanyakan Puluhan Miliar Uang APBD Pekanbaru Dikucurkan Untuk LPM

PEKANBARU, datariau.com - Anggota Komisi I DPRD Kota Pakanbaru dari Fraksi Golkar Yose Saputra mempertanyakan dana Rp65 miliar dari APBD Kota Pekanbaru yang dikucurkan untuk Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Pekanbaru, yang diketuai oleh Sarjoko alias Asun.

"Ada nilai Rp65 miliar yang dikucurkan melalui APBD Pekanbaru untuk LPM. Sebelumnya tidak pernah ditetapkan seperti itu di 12 Kecamatan. Peruntukkannya jelas atau tidak. Ada apa dengan LPM. Apakah ada hubungan dengan sosok Walikota Firdaus atau Firdaus punya hutang," kata Yose, Kamis (3/8/2017).

Ungkapan yang disampaikan Yose ini setelah hebohnya masyarakat atas adanya spanduk misterius yang terbentang di kantor Walikota Pekanbaru pada Rabu (2/8/2017) tentang dugaan seluruh proyek APBD Pekanbaru yang diarahkan kepada Sarjoko alias Asun senilai Rp80 miliar.

"Kalau itu (permainan proyek,red) benar terjadi kita harapkan aparat hukum seperti polisi dan kejaksaan mengusut anggaran yang dikucurkan melalui APBD Pekanbaru itu. Banyak proses kejanggalan dan penyimpangan," pinta Yose.

Dia menyebutkan, beberapa perusahaan atau rekanan yang ada di Pemko Pekanbaru saat ini diduga berkolusi dengan Walikota Pekanbaru Firdaus MT. Tentunya kata Yose, proses ini dapat mengganggu tatanan dan kerugian pada masyarakat.

"APBD ini untuk kesejahteraan masyarakat Pekanbaru. Polisi dan Kejaksaan harus usut. Karena kasat mata ada dugaan pelanggaran, ada usulan Pemko Pekanbaru dalam RKA untuk anggaran LPM Rp65 miliar," terangnya lagi.

Menurut Yose, anggaran yang begitu besar dan bernilai fantastis tidak masuk akal jika dikucurkan untuk organisasi LPM, karena sangat tidak sebanding dengan dana organisasi lainnya yang ada di Pemko Pekanbaru seperti KNPI dan Karang Taruna.

"Anggaran LPM ini yang harus diselidiki dulu. Nanti semua terkuak dengan jelas. Karena Ketua LPM bagian dari timses dari Walikota," bebernya.

Penulis
: Irawan
Editor
: Riki
Sumber
: Datariau.com
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)