DPRD Inhu Ingatkan PT PAS Jangan Mainkan Harga Sawit

datariau.com
1.333 view
DPRD Inhu Ingatkan PT PAS Jangan Mainkan Harga Sawit
Heri
Ketua Komisi B DPRD Inhu, H Efrizal.

 

RENGAT, datariau.com - Terkait adanya perbedaan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang dikeluhkan oleh petani sawit Kabupaten Inhu di Pabrik Kelapa Sawit PT Persada Agro Sawita (PT PAS), menjadi perhatian serius DPRD Inhu khususnya dari Komisi B yang membidanginya.

 

"Perbedaan harga sawit antara TBS kontrak dari tempat Penumpukan Buah Kelapa Sawit (Peron) Ukui Kabupaten Pelalawan dengan TBS masyarakat dinilai tidak ada kebijakan dari pihak perusahan. Untuk itu kita minta PT PAS dapat melakukan pemeratan harga TBS, sebelum nanti menjadi masalah di tengah-tengah masyarakat," kata Ketua Komisi B DPRD Inhu, H Efrizal kepada datariau.com, Senin (5/12/2016).

 

Seharusnya, kata Efrizal, harga TBS pihak PT PAS mengutamakan TBS lokal atau milik masyarakat sekitar, bukan malah sebaliknya harga TBS dari luar yang harganya lebih tinggi. Maka untuk persoalan ini, bisa saja Komisi B DPRD Inhu memanggil hearing pihak PT PAS bersama mitra kerja lainnya di Pemerintahan Inhu untuk mempertanyakan persoalan tersebut.

 

"Kita lihat dulu perkembangan, kalau tidak juga PT PAS melakukan pemeratan harga TBS antara TBS masyarakat dengan TBS dari Peron Ukui Kabupaten Pelalawan, langkah pertama nanti akan kita surati, bila sudah kita surati tidak juga diindahkan, baru nanti kita panggil untuk hearing," katanya.

 

Persoalan ini, lanjutnya, tidak saja ditekankan kepada PT PAS, namun perusahan perkebunan kepala sawait lainnya yang menerima TBS masyarakat dapat melakukan pemeratan harga.

 

"Siapapun pabrik kelapa sawit, jangan dibeda-bedakan harga TBS masyarakat sekitar dengan TBS luar," tegas H Efrizal.

 

Sementara itu, Manager PT PAS Junito saat dikonfirmasi melalui selulernya mengaku belum ada waktu untuk wawancara.

 

"Ini mau jam istrirahat, nanti saja kalau mau konfirmasi, atau bisa konfirmasi pada bagian yang membidanginya," singkat Manager PT PAS Junito.

Penulis
: Heri
Editor
: Riki
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)