DPRD Ingatkan Perusahaan di Rohil Perhatikan Tenaga Kerja Lokal

datariau.com
11.076 view
DPRD Ingatkan Perusahaan di Rohil Perhatikan Tenaga Kerja Lokal
dok.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir Budiono.

 

BAGANSIAPIAPI, datariau.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir Budiono mengharapkan kepada perusahaan di Rohil khususnya PT Chevron agar tetap memperhatikan kenaga kerja lokal. Hal ini ditegaskan terkait adanya pemecatan yang dilakukan ‎pihak PT Chevron Pacific Indonesia (CPI).

 

Budiono mendapat informasi melalui PT ABB dan PT Global akan melakukan pengurangan tenaga kerja security 141 orang pada bulan April 2016 ini. Jika memang pengurangan itu ada, diminta pekerja lokal yang memiliki KTP Rohil tetap dipertahankan.

 

"Kalaupun ada pengurangan jangan sempat sebanyak itu, dengan harapan masyarakat Rohil yang sudah memiliki KTP harus diprioritaskan, jangan nanti orang luar yang tidak mempunyai identitas di Rohil itu yang dipekerjakan," ungkapnya belum lama ini di Bagansiapiapi.

 

Diakui Politisi Partai Gerindra, dalam waktu dekat ia jua akan melakukan hearing dengan pimpinan PT Chevron bersama Dinas Tenaga Kerja untuk membahas pengurang tersebut. Dengan begitu diharapkan kepada perusahaan yang membawa pekerja dari luar agar bisa dibatasi.

 

"Jangan nanti dekat dengan pimpinan perusahaan, terjadi pengurangan seperti sekarang ini, malah tenaga lokal yang dikeluarkan. Sementara itu tenaga yang dibawa dari luar masih dipekerjakan sebagai karyawan, mau kerja apa nanti setelah dikeluarkan. Itu yang harus kita tindak tegas kepada pimpinan perusahaan," tegas Budiono.

 

Selain dari Perusahaan ABB dan Global, perusahaan yang lainnya juga harus diminta  mengutamakan tenaga kerja lokan walaupun jarak antara kabupaten Rohil dengan kabupaten yang lain itu dekat, akan tetapi pihak perusahaan harus mendahulukan tenaga kerja lokal. (at/adv/DPRD)

Editor
: Adi
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)