Belum Ada Izin, DPRD Minta Tower Crane Proyek di Sekitaran Simpang Mal SKA Pekanbaru Disegel

datariau.com
2.234 view
Belum Ada Izin, DPRD Minta Tower Crane Proyek di Sekitaran Simpang Mal SKA Pekanbaru Disegel
Illustrasi

PEKANBARU, datariau.com - Ternyata, penggunaan tower crane proyek di jalan Simpang SKA belum memiliki izin penggunaan. Hal ini diketahui beberapa waktu lalu saat Komisi III DPRD Kota Pekanbaru melakukan hearing bersama Dinas Tenaga Kerja Kota Pekanbaru mengenai K3.

"Tenyata ada beberapa tempat yang menggunakan alat crane. Salah satunya pembangunan di Simpang Mal SKA tepatnya di depan Mal SKA. Setelah ditanyakan kepada pihak Disnaker ternyata penggunaan tower crane belum memiliki izin. Dimana tower tersebut menggunakan area publik, sehingga crane tersebut sampai ke jalanan tempat kendaraan melintas," kata Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (16/8/2016).

"Lengan crane sampai ke jelan itu. Tentu saja membahayakan pengguna jalan. Artinya, sebelum ada izin, juga peninjauan mengenai keselamatan kerja, kita melihat kegiatan ini harus dihentikan. Jangan sampai timbul korban," tegas Nofrizal lagi.

Ketua Fraksi PAN ini mengatakan cemas ketika melewati simpang tersebut, begitupun dengan beberapa warga yang ditanyai Nofrizal. Ternyata, Disnaker kepada Komisi III mengaku belum ada laporan atau izin yang pihak perusahaan keluarkan terkait izin tersebut.

"Pekerjaan fisik belum ada izin untuk membangun sampai saat ini, yang jelas kita menyayangkan kepada pihak perusahaan yang tetap menggunakan crane hingga sampai ke area publik. Kita minta untuk Disnaker untuk menyetop aktivitas penggunaan crane sebelum adanya tinjauan ke lapangan," sebut Nofrizal.

Penggunaan tower crane saat ini tampak marak di sekitaran Jalan Tuanku Tambusai dan Jalan Soekarno-Hatta. Ada dua megaproyek di lokasi itu, yakni pembangunan Transmart Carefour.

Tinjauan di lokasi, memang lengan tower crane ini sangat membahayakan pengguna jalan yang padat lalu lintas tersebut. Karena lengan tower crane menjorok ke jalan, ketika ada insiden maka akan membahayakan pengguna jalan.

Penulis
: Riki
Editor
: Riki
Tag:
JIKA MENEMUKAN BERITA KAMI TIDAK SESUAI FAKTA, SEGERA HUBUNGI 0813 3966 1966 (Chat WhatsApp Only)